Rekomendasi

Disebut Dapil Neraka Pileg 2019, Caleg Muda Lawan Para Senior Rebutan Kursi DPRD Karanganyar

Rabu, 26 September 2018 : 18.34
Published by Hariankota
Ilustrasi
PEREBUTAN kursi DPRD Karanganyar pada Pileg 2019 diperkirakan akan berlangsung cukup ketat dan panas. Hal ini disebabkan karena sejumlah wakil rakyat senior yang beberapa kali menjabat sebagai anggota DPRD di bumi Intanpari, kembali bertarung sebagai calon anggota legislatif tahun 2019. Para senior di legislatif ini pun akan bertarung dengan para calon anggota legislative muda. Bagaimana peta pertarungan dalam Pileg di karanganyar? Berikut laporannya.

KARANGANYAR - IWAN ISWANDA

Berdasarkan catatan hariankota.com, para calon anggota legislative senior yang kembali bertarung di Pileg 2019 ini.

Untuk daerah pemilihan I (Dapil I) yang meliputi Karanganyar kota, Matesih dan Mojogedang, para legislative senior yang kembali maju dalam Pileg 2019 diantaranya, Bambang Sutrisno, Latri Listyowati, Setiawan Dibroto dari PDIP, Sri Hartono dari PKS, Tri Haryadi dari Demokrat, Anung Marwoko dari Golkar, Putut dari Hanura.

Para calon anggota legislative incumbent ini akan bertarung menghadapi pendatang baru, seperti mantan bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Eghar Prasetya yang maju melalui PKS. Yulianto (ketua DPC Partai Gerindra) serta sejumlah caleg muda lain, seperti dari PSI, PKB, Nasdem, Hanura, Golkar dan PKB.

Pertarungan di Dapil ini perkirakan akan berlangsung ketat. Selain pertarungan di internal partai, para calon anggota legislative ini juga akan bertarung di luar partai untuk mendapatkan satu kursi. Para calon incumbent akan mendapatkan “perlawanan ketat” dari para calon anggota legislative pendatang baru yang relative masih berusia muda. Selain itu, sejumlah nama besar, seperti Rohadi Widodo juga menjadi salah satu yang diperhitungkan.

“Akan terjadi pertarungan sengit di dapil I ini. Kita bisa melihat nama besar yang bertarung, seperti Rohadi Widodo, Tri Haryadi, Yulianto serta Bambang Sutrisno dan Latri dari PDIP. Dapil I merupakan Dapil neraka bagi calon anggota legislative yang akan bertarung dalam Pileg 2019,” kata Kiswadi Agus, koordinator masyarakat Handarbeni Karanganyar, Selasa (25/09/2018).

Sedangkan di Dapil II (Karangpandan, Tawangmangu, Kerjo dan Jenawi) ada nama Sri Harjono (PDIP), Darwanto dan Agus Suwito (PKS), Suparmi (Golkar), Adhe Eliana (Gerindra), Muljono (Hanura), Karwadi (Demokrat). Di Dapil ini, diprediksi, masih akan didominasi oleh, PDIP dan Golkar.

Ketua DPC PDIP Karanganyar (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
Di Dapil III (Jumantono, Jumapolo, Jatipuro, Jatiyoso), ada nama Endang Muryani (PDIP), Sulaiman Rosjid dari PKB, Leo Edi Kusumo dari Demokrat. Pertarungan di dapil ini, relative lebih ringan. Pasalnya, Eko Setyono (Golkar) dan Warsini (PKS) tidak lagi bertarung di dapil III. Eko Setyono menjadi calon anggota Legislatif tingkat provinsi, sedangkan Warsini, pindah ke Dapil V (Jaten, Tasikmadu, Kebakramat).

"Insya Allah siap. Sebagai kader partai, jika partai menugaskan, saya harus siap," kata Endang Muryani, Selasa (25/09/2018). Ia mengaku sudah mempersiapkan strategi khusus untuk mempertahankan kursi di DPRD Karanganyar.

Sementara itu, di Dapil IV (Colomadu dan Gondangrejo), calon anggota legslatif senior juga kembali maju, seperti Joko Pramono, Hanung, Suyanto (PDIP), Suwarni (Golkar), Sri Sumarni (PAN) serta Andri Budianto (PKS). Di dapil ini, diperkirakan akan terjadi pertarungan sengit di internal partai Golkar antara Suwarni yang merupakan calon anggota legislative incumbent, melawan Yubiharno Wibowo, politisi senior jebolan PDIP yang hengkang ke Golkar.

(Foto:Iwan Iswanda/hariankota)
Sedangkan di Dapil V, nama Bagus Selo, Eny Chandrawati dari PDIP, Tony Hatmoko dari PKB, serta Wagiyo Ahmad Nugroho dan Siti Chomsyah dari Golkar, Sadiyo dari PAN, Suwarjo dari PKS, akan bertarung di Dapil VI (Jaten, Tasikmadu, Kebakramat).

Pertarungan di dapil ini mengalami sedikit pergeseran, pasalnya ada sejumlah nama yang masuk, seperti Warsini yang merupakan wakil ketua DPRD asal PKS yang sebelumnya bertarung di Dapil III, dalam pileg 2019, digeser ke dapil V.

Sedangkan Sumanto yang sebelumnya bertarung di Dapil ini, dalam Pileg 2019, ditugaskan PDIP sebagai calon anggota legislatif tingkat provinsi.

Ketua DPD PAN Karanganyar, Muhammad Yunus, mengatakan, semua caleg memiliki peluang sama. Karena selama lima tahun berjalan, masyarakat telah memiliki penilaian, mana caleg yang layak untuk dipilih dan mana caleg incumbent yang mengecewakan.

“Semua partai politik pada masa kampanye ini meyakinkan masyarakat bahwa merekalah (caleg, red) yang layak untuk dipilih. Pertarungan pileg ini, semua memiliki peluang yang sama,” kata Yunus.

Editor: Bagya Komang

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More