Rekomendasi

Dolar Perkasa, Jual Beli Perhiasan Emas Biasa Saja

Minggu, 30 September 2018 : 21.08
Published by Hariankota
Dolar Perkasa, Jual Beli Perhiasan Emas Biasa Saja (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Berdasarkan data dari situs www.bi.go.id, hingga kini mata uang rupiah masih tak berdaya menghadapi tekanan dolar (USD). Penguatan dolar terhadap rupiah angkanya menyentuh level Rp 14.903, Minggu (30/9/2018).

Namun begitu, angka tersebut menurut pengusaha bisnis jual beli emas tidak terlalu berpengaruh pada peningkatan penjualan, khususnya emas perhiasan di wilayah Solo Raya, meski ada kecenderungan penurunan harga.

Seperti disampaikan Alpin Gotama, pengusaha jual beli perhiasan, pemilik Toko Emas Semar Nusantara dengan cabang hampir di semua kota/kabupaten di Solo Raya, usai pembukaan cabang barunya di Jalan Jenderal Sudirman, Sukoharjo.

"Mulai kemarin memang terjadi penurunan harga cukup signifikan, per gramnya berkisar Rp 5 ribu. Hanya saja, kondisi saat ini, pelanggan kami masih cenderung normal dan tidak ada penambahan jumlah pelanggan yang datang," paparnya.

Diungkapkan Alpin, fluktuasi naik turunnya dolar terhadap rupiah bagi bisnis jual beli emas adalah hal yang biasa. Setidaknya agar bisa bertahan, beberapa jurus menggaet pelanggan diterapkan, seperti, tidak memberlakukan potongan harga terlalu tinggi kepada pelanggan yang ingin menjual kembali perhiasan emasnya.

"Bagi kami (menguatnya dolar) tidak begitu mengefek soalnya toko kami ada jual beli emas dari kadar 50 karat dan 75 karat. Khususnya yang di kadar 50 karat potongan jualnya sangat ringan, Rp 10 ribu/gram, jadi pembeli nggak banyak rugi," sebutnya.

Alpin pun optimis dalam kondisi rupiah anjlok seperti ini, bisnis jual beli emas tidak akan pernah sepi pelanggan karena dalam jangka panjang, memiliki emas merupakan sebuah cara untuk berinvestasi.

"Efek menguatnya dolar ini kan imbasnya yang di luar negeri, sedangkan bisnis kami semua pelanggannya di dalam negeri, jadi tidak terlalu berpengaruh," pungkas pemilik toko emas yang berdiri sejak 1969 ini.

Penulis: Sapto Nugroho

Editor: Rahayu

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners