Rekomendasi

Gandeng UNS, BEKRAF Indonesia Fasilitasi Pendaftaran HKI Bagi UMKM Kota Solo

Kamis, 13 September 2018 : 19.05

SOLO - Bekerja sama dengan Divisi Kekayaan Intelektual Badan Pengelola Usaha Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia menggelar sosialisasi dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Solo.

Bertempat di Swiss Bell Hotel, Solo, Kamis (13/9/2018), kegiatan di ikuti sekira 350 peserta pelaku UMKM dengan materi meliputi, persiapan survey, sosialisasi HKI, fasilitasi HKI, pendaftaran HKI ke DJKI, evaluasi program dan pelaporan.

Direktur Fasilitasi HKI BEKRAF Indonesia, Robinson Hasoloan Sinaga menjelaskan, ini merupakan tahun kedua yang diselenggarakan BEKRAF Deputi V Regulasi dan Fasilitasi HKI Bidang Ekonomi Kreatif. Dan Kota Solo adalah tempat terakhir untuk target tahun 2018.

"Tujuan sosialisasi untuk membantu para pelaku ekonomi menengah melakukan pendaftaran kekayaan intelektual, dimana saat ini kesadarannya masih rendah karena terkendala terbatasnya pengetahuan dan biaya yang cukup mahal," katanya kepada hariankota.com, Kamis (13/9/2018).

Oleh karenanya, dalam sosialisai dan fasilitasi ini, kepada peserta yang hadir juga disiapkan formulir untuk kepentingan pendaftaran HKI secara gratis. Nantinya setelah formulir di isi, segala sesuatu menyangkut proses administrasi akan di urus BEKRAF.

"Banyak yang tidak paham (tentang HKI), maka tahun ini kami mendapatkan mandat dari pemerintah untuk mendaftarkan 2500 pemohon pendaftar HKI di seluruh Indonesia, dan Kota Solo paling banyak pesertanya," ungkap Robinson.

Pentingnya mendaftarkan hak cipta kekayaan intelektual di sebutkan Robinson, adalah untuk melindungi dari sisi aspek hukum, dan ini merupakan program nasional.

"Jadi, bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan perlindungan hukum HKI, nantinya akan di daftarkan ke Kementrian Hukum dan HAM di Jakarta. Biayanya, semua ditanggung oleh BEKRAF," tandasnya.

Ditambahkan Robinson, hingga kini, pihaknya telah melaksanakan sosialisasi dan pendaftaran HKI di delapan Kabupaten/Kota se Indonesia yakni, Bukittinggi, Manokwari, Siak, Labuan Bajo, Andoloo, Toraja Utara, Singkawang dan terakhir di Kota Solo.

Sementara, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS, Widodo Muktiyo, pada kesempatan itu menyampaikan, apapun bentuknya sebuah karya, sangat penting memiliki perlindugan hak kekayaan intelektual.

"Kerja sama ini adalah manifestasi dalam melindungi kekayaan intelektual, serta meningkatkan struktur ekonomi masyarakat. Disamping itu, ini kesempatan emas, untuk mendaftarkan (HKI-Red). Apalah artinya sebuah karya apabila tidak di daftarkan di BEKRAF," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners