Rekomendasi

Kemarau Berkepanjangan, Sejumlah Lahan Persawahan Tidak Digarap

Jumat, 14 September 2018 : 15.01
Kemarau Berkepanjangan, Sejumlah Lahan Persawahan Tidak Digarap (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada para petani di Kabupaten Karanganyar. Lahan persawahan milik para petani dibirakan dan tidak digarap akibat kesulitan air. Seperti areal perswahan milik petani yang berada di Kelurahan Tegalgede, Karanganyar kota ini.

Menurut para peani, biasanyam saat musim kemarau, dengan menggunakan pompa, menyalurkan air dari sungai Siwaluh yang tidak jauh dari areal persawahan. Namun, akibat kemarau yang berkepanjangan, air sungai Siwaluh tidak dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah.

“Karena air sungai menyusut dan tidak bisa dimanfaatkan untk mengairi sawah, dengan terpaksa,lahan persawahan tidak kami garap. Disamping itu, kami juga tidak memiliki sumur pompa,” ujar Warto salah satu petani, Jumat (14/09/2018).

Warto mengungkapkan, kultur tanah sawah tadah hujan sangat bergantung pada air hujan sehingga musim kemarau seperti saat ini sangat berdampak buruk dengan mengeringnya seluruh area persawahan.

"Sawah tadah hujan bisa panen tiga bulan sekali. Namun, tahun ini hanya sekali panen, karena lahan sudah mengering yang disebabkan musim kemarau berkepanjangan," ungkapnya.

Sementara itu, kepala Dinas Pertanian, Perkebunan Dan Kehutanan, Supramnaryo, kepada hariankota.com mengatakan, tanah bera atau dibiarkan tidak digarap itu tersebar di beberapa wilayah yang merupakan daerah pertanian tadah hujan.

Dijelaskan Supramnaryo, tanah pertanian tadah hujan memang mengandalkan pasokan air hujan sehingga hanya ditanami pada saat musim penghujan dan dibiarkan menganggur pada musim kemarau.

“Lahan pertanian yang di daerah irigasi tidak masalah saat musim kemaruan seperti sekarang,” ujarnya. Ditambahkannya, mengantisipasi meluasnya lahan pertanian yang tidak bisa ditanami, Dinas Pertanian mempersiapkan pembangunan sumur dalam serta membantu pompa untuk para petani. 

Kontributor: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners