Rekomendasi

Lindungi Hak Pemilih KPU Dirikan Posko Pelayanan

Minggu, 30 September 2018 : 21.14
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, mendirikan posko pengaduan dengan tujuan, melakukan validasi DPT dan melindungi para pemilih yang kemungkinan masih belum terdaftar.

Hal tersebut dikatakan ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari, kepada hariankota.com serta awak media lain, Minggu (30/09/2018). Menurut Truastuti, dinamika kependudukan saat ini cukup tinggi, untuk itu, menurutnya, KPU akan terus melakukan pencermatan terhadap dinamika yang terjadi.

Posko yang dibentuk ini, lanjutnya, agar masyarakat yang belum terdaftar dapat melapor dan segera dimasukkan ke dalam daftar pemilih untuk melindungi pemilih ini, akan dilaksanakan hingga tanggal 28 Oktober 2018 mendatang.

“Sebenarnya kita ingin melindungi hak pilih masyarakat yang belum terdaftar. Posko layanan ini, akan melibatkan tokoh masyarakat, serta partai politik peserta pemilu,” kata Triastuti, Minggu (30/09/2018).

Dijelaskannya, gerakan melindungi hak pilih, ini merupakan perintah KPU RI dan Bawaslu RI. Karena dibeberapa daerah terjadi polemik jumlah DPT. Tujuannya, untuk melakukan penyempurnaan DPT yang sudah ditetapkan.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT pemilu tahun 2019. Untuk itu, sekali lagi, kami meminta kepada msayarakat agar segera melapor, jika mengetahui ada saudara atau kerabatnya yang belum terdaftar,” ujarnya.

Dari hasil penyempurnaan dan pencermatan ulang ini, maka untuk daftar pemilih tetap untuk pemilu tahun 2019 di Karanganyar, sebanyak 687.822 orang, dengan perincian jumlah pemilih laki-laki 340.105 orang dan jumlah pemiih perempuan sebanyak 347.717.

Ada penurunan dari DPT yang ditetapkan sebelumnya sejumlah 689.153 orang, atau turun 1.331.

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Bagya Komang

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More