Rekomendasi

Mencicipi Onde - Onde Aneka Rasa Buatan Ibu - Ibu di Lawang

Sabtu, 29 September 2018 : 09.23
Published by Hariankota
Mencicipi Onde - Onde Aneka Rasa Buatan Ibu - Ibu di Lawang (Foto: Miadaada/hariankota)
MALANG - Kue jajanan onde - onde sudah tak asing lagi bagi sebagiab orang.Ya kue jajanan tradisional yang kerap dijumpai di pasar ini umumnya berisikan wijen. Lalu bagaimana jadinya bila onde - onde tersebut berisikan kopi, jahe, buah naga, coklat, keju, hingga teh hijau?

Yuk kita mengincipi onde - onde modifikasi unik dari karya ibu - ibu di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Onde - onde Mbok Dhe namanya, di dalamnya berisikan beranekaragam rasa mulai jahe, buah naga, daun pandan, teh hijau, hingga kopi hitam.

Owner Onde - Onde Mbok Dhe, Ikka Dewi menuturkan ide awal pembuatan onde - onde berawal dari ingin coba - coba modifikasi dari bahan - bahan herbal.

"Inspirasi kita ingin buat onde - onde yang bisa menyehatkan dari ramuan herbal lalu kita coba pakai jahe, daun pandan, buah naga," ujar Ikka kepada okezone di stand kuliner Festival Lawang Kota Tua.

Alhasil sesuai taglinenya 'herbal' ada onde - onde yang dikukus, bukan digoreng sebagaimana pada umumnya.

"Pada onde - onde jahe misalnya di lapisan luar kita juga selipkan bahan baku jahenya supaya terasa. Jadi bisa menghangatkan badan kalau kedinginan. Apalagi Malang ini kan sering dingin," jelasnya.

Begitu pula di onde - onde kopi, rasa kopi, begitu terasa saat gigitan pertama masuk ke mulut. Campuran kopi hitam berpadu dengan rasa onde - onde membuat anda bisa melek dan kembali segar beraktivitas.

"Kalau yang onde - onde kopi itu memang asli kopi bubuk hitam. Kopinya ditumbuk dulu jadi bubuk baru di masukkan ke dalam. Lalu lapisan luar onde - onde juga dilapisi kopi," tutur Ikka saat menjelaskan pembuatan onde - onde kopi.

Ia menambahkan sejak resmi diproduksi pada kisaran Desember 2017 produk onde - onde Mbok Dhe ini cukup diminati konsumen di sekitar Malang raya. Namun kendala ketahanan makanan yang membuat onde - onde aneka rasa ini tak bisa di pasarkan di luar Malang.

"Gampang basi karena tidak pakai bahan pengawet. Hanya bertahan satu hari saja. Kalau di kirim ke luar kota kan harus perlu waktu otomatis dikasih pengawet," beber Nurwaningsih owner Mbok Dhe lainnya.

Tertarik mencicipi onde - onde beraneka rasa buatan ibu - ibu di Lawang ini? Datang di Festival Lawang Kota Tua di stand onde - onde Mbok Dhe yang berlangsung mulai Kamis 27 September 2018 hingga Sabtu 29 September 2018.

"Karena lagi ada festival Lawang Kota Tua ini kita kasih promo harga Rp 5.000 dapat tiga varian rasa. Kalau normalnya Rp 2.000 per satu item onde - onde," lanjut Nurwaningsih.

Ia pun berharap dengan adanya Festival Lawang Kota Tua ini mampu membuat usaha onde - onde Mbok Dhe-nya yang digagas bersama ibu - ibu lainnya berkembang dan membantu perekonomian ibu - ibu rumah tangga.

"Ini festival semoga diadakan rutin di tahun - tahun berikutnya. Mudah - mudahan bisa berkembang dengan adanya festival ini," pungkasnya.

Penulis: Miadaada
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More