Rekomendasi

Panitia Aksi 9 September: Sesuai UU, Penyampaian Pendapat di Muka Umum Tak Perlu Izin

Minggu, 02 September 2018 : 10.13
Panitia Aksi 9 September : Sesuai UU, Penyampaian Pendapat Di Muka Umum Tak Perlu Izin (dok.hariankota)
SOLO - Tuntutan agar Polisi tak memberi izin dan penolakan dari berbagai ormas serta elemen masyarakat Kota Solo terhadap rencana pelaksanaan aksi jalan sehat Hari Olah Raga Nasional (Haornas) 9 September, tak menyurutkan langkah panitia atas nama Umat Muslim Solo untuk terus maju sesuai rencana kegiatan.

Persiapan demi persiapan terus dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi melibatkan semua unsur kepanitiaan untuk mematangkan jalannya kegiatan nanti.

Humas dan bagian perizinan panitia, Endro Sudarsono kepada hariankota.comusai rapat panitia melalui rilisnya, Minggu (2/9/2018) menyampaikan, rencana jalan sehat warga Solo di sepanjang jalan Dr Moewardi, tepatnya depan Masjid Kotta Barat sudah sesuai dengan UU Nomor 9 tahun 1998.

"Berdasar undang-undang tersebut, tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka umum, terdapat ketentuan diantaranya, dilaksanakan ditempat terbuka untuk umum, kecuali, di lingkungan istana kepresidenan, tempat ibadah, instalasi militer, rumah sakit, pelabuhan udara atau laut, terminal angkutan darat dan obyek vital nasional, pada hari besar nasional," sebut Endro. 

Baca Juga:
Berikutnya, disebutkan Endro, dalam kegiatan, peserta dilarang membawa benda-benda yang dapat membahayakan keselamatan umum, harus ada pemberitahuan tertulis selambat lambatnya 3x24 jam, dan yang tak kalah penting adalah ada penanggungjawab kegiatan.

"Kegiatan peringatan Haornas dengan acara jalan sehat warga yang akan kami laksanakan pada Minggu, 9 September nanti, secara administrasi sudah sesuai dengan UU tersebut. Jika mengacu dari tempatnya, jelas merupakan tempat umum. Ada surat pemberitahuan, penanggung jawab kegiatan, dan surat komitmen untuk tetap menjaga kondusivitas keamanan dan kebersihan kota Solo. Semua itu sudah kami penuhi dan dikirimkan ke Polri," tandasnya.

Ditambahkan Endro, surat pemberitahuan ke Polsek Banjarsari dan Polresta Surakarta dikirim tanggal 17 Agustus 2018 lalu, ditandatangani oleh ketua panitia Dadyo Hasto. Sedangkan surat pemberitahuan ke Polda Jateng menyusul kemudian, dan telah dikirim pada tanggal 20 Agustus 2018.

"Selain itu, Haornas bukanlah termasuk hari libur nasional, hanya saja tahun ini jatuh pada hari Minggu. Yang termasuk hari libur nasional itu, diantaranya, peringatan hari raya keagamaan, serta hari kemerdekaan Indonesia," sebutnya.

Menyinggung adanya penolakan terhadap rencana kehadiran Neno Warisman dan musisi Ahmad Dhani dalam kegiatan, hingga saat ini, kata Endro, pihaknya belum mendapatkan alasan yang secara sah dan meyakinkan atas penolakan tersebut.

"Untuk itu dengan berpijak pada Hak Asasi Manusia (HAM) yang dijamin dalam UUD 1945 dan Undang Undang No 9 Tahun 1998, maka kami berharap acara ini akan terselenggara dengan aman, lancar dan tertib," pungkasnya.

Kontributor: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners