Rekomendasi

Peduli Penderita Lumpuh Otak, Mahasiswa ITS Mampu Ciptakan Sepeda Terapi

Jumat, 14 September 2018 : 09.48
Peduli Penderita Lumpuh Otak, Mahasiswa ITS Mampu Ciptakan Sepeda Terapi (Foto: Ist)
SURABAYA - Elly Fitriana Soedjito Mahasiswi Departemen Desain Produk Industri (Despro) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mampu menciptakan sepeda terapi yang berguna untuk membantu pergerakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Terciptanya sepeda terapi itu terinspirasi dari TA seniornya yang pernah membuat kursi roda dan orthosis untuk anak-anak pengidap CP. Selain itu, ia juga merasa prihatin terhadap anak-anak penderita CP sejak lahir dan perlu terapi lebih dini.

"Saat survey saya mendapati jumlah penderita CP yang relatif tinggi dibanding kebutuhan khusus lainnya di Surabaya. Terbukti dengan adanya yayasan khusus penderita CP di Surabaya, yaitu Yayasan Peduli Cerebral Palsy (YPCP)," papar Elly pada wartawan di ITS Surabaya.

Produk sepeda ini pun didesain sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan pasien. Sepeda ini juga dilengkapi oleh komponen-komponen penunjang.

Elly Fitriana Soedjito, menjelaskan konsep sepeda ini dilengkapi komponen yang dapat disesuaikan ukurannya terhadap pertumbuhan anak. Ia sengaja mendesain seperti itu untuk memudahkan penggunaannya, yaitu anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan.

“Dilengkapi pula dengan handle di belakang sepeda, jadi komponen itu mempermudah interaksi dengan orang tua. Dengan begitu, orang tua dapat mengendalikan sepeda dari belakang dengan cara mendorong," ujar Elly.

Perempuan yang juga sebagai Asisten Laboratorium Human Centered Design Departemen Despro ITS ini berharap anak usia 6-12 tahun pengidap Cerebral Palsy (CP) atau Lumpuh otak bisa beraktifitas normal seperti anak-anak lainnya.

Penyakit ini merupakan suatu kondisi terganggunya fungsi otak dan jaringan sarag yang mengendalikan gerakan, laju belajar, pendengaran, penglihatan dan kemampuan berpikir.

"Dengan sepeda ini anak-anak penderita CP dapat melakukan terapi pergerakan pada kakinya sekaligus dapat belajar terkait lingkungan sosial, dengan cara interaksi mengemudikan sepeda bersama dengan orang tua,” pungkasnya.

Kontributor: Nurul Halimah
Editor: Rahayu
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners