Rekomendasi

Tersisa 5 Anggota DPRD Kota Malang, Sidang LKPJ Wali Kota Malang Ditunda

Senin, 03 September 2018 : 14.01
Suasana DPRD Kota Malang (Foto:Miadaada/hariankota
KOTA MALANG - Akibat terjerat kasus suap APBD-P Kota Malang membuat sejumlah anggota DPRD Kota Malang tidak hadir yang menyebabkan sidang pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Malang, yang dijadwalkan digelar Senin (3/9/2018) terpaksa ditunda karena jumlah anggota yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Plt Ketua DPRD Kota Malang Abdurrahman membenarkan adanya jadwal sidang pembahasan LKPJ Wali Kota yang terpaksa ditunda karena ketidakhadiran anggota dewan. "Harusnya hari ini dewan ada sidang pembahasan LKPJ wali kota. Tapi ditunda karena orangnya hanya lima," ujar Abdurrahman ditemui media.

Dari nama - nama yang hadir diantaranya Abdurrahman, Priyatmoko Utomo (PDIP), Tutuk Hariyani (PDIP), Subur Triyono (PAN), dan Nirma Cris Desinidya (Hanura). Saat ini, pihak dewan masih menunggu instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Kami menunggu konsultasi dengan Kemendagri. Hari ini akan datang," tambahnya.

Tercatat dari 45 anggota DPRD Kota Malang, 18 orang sudah menjalani penahanan oleh KPK karena kasus suap APBD-P 2015. Sedangkan 22 orang lainnya kini tengah berada di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan. Artinya hanya tersisa 5 anggota dewan yang 'ngantor'.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa 22 anggota DPRD Kota Malang di daerah Jawa Timur, pada Sabtu, 1 September 2018 dan tengah menjalani pemeriksaan di Jakarta, Senin (3/9/2018). ‎Diduga, pemeriksaan terhadap 22 anggota DPRD Malang tersebut berkaitan dengan pengembangan kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Malang tahun 2015.

Dalam perkara ini, KPK sendiri telah menjerat ejumlah petinggi eksekutif maupun legislatif di Kota Malang. Diantaranya, Wali Kota non-aktif Malang M. Anton, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistyo, hingga dua pimpinan DPRD Kota Malang, M. Arief Wicaksono dan Abdul Hakim.

Reporter: miadaada
Editor: Jumali
Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners