Rekomendasi

Tujuh Korban Kecelakaan Bus SMK PGRI Terjun ke Jurang, Masih Dirawat di RSUD Karanganyar

Rabu, 26 September 2018 : 20.30
Published by Hariankota
Tujuh Korban Kecelakaan Bus SMK PGRI Terjun ke Jurang, Masih Dirawat di RSUD Karanganyar (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Satu korban kecelakaan bus wisata maut yang terguling di daerah Plaosan, Magetan Jawa Timur, Selasa (25/09/2018) dirujuk ke Rumah Sakit Moewardi, Solo. Korban yang dirujuk tersebut, diketahui bernama Wiwik (43), warga Dusun Derso, Kayuapak, Suruh Kalang.

Bagian pelayanan medic RSUD Karanganyar, Kristanto, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, Rabu (26/09/2018) mengatakan, Wiwik mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan dan penanganan orthopedi yang lengkap dari sisi peralatan.

“Salah satu pasien memang kita rujuk ke rumah sakit Moewardi agar mendapatkan perawatan dan penanganan yang maksimal. Karena memang, dari sisi peralatan, Rumah Sakit Moewardi lebih lengkap,” kata Kristanto, Rabu (26/09/2018).

Dijelaskannya, dalam kecelakaan maut tersebut, total ada 11 pasien yang datang ke IGD. Tiga pasien rawat jalan dan diperbolehkan pulang, serta satu pasien yang dirujuk. “Saat ini masih ada tujuh pasien yang dirawat. Seluruhnya dalam kondisi stabil,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bus pariwisata Suka Damai Nopol K1745 CF yang membawa rombongan kunjungan industri SMK PGRI Karanganyar menuju ke Madiun dan Bali, Selasa (25/09/2018) terguling dan masuk jurang sedalam 15 meter di Plaosan, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini, masing-masing Agus Riyanto yang merupakan pengemudi bus, serta Elmufida Ullya juga meninggal. Elmufida merupakan salah satu dari kru bus.

Kontributor: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More