Rekomendasi

Warga Solo Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI di Depan Rumah Keluarga Soeharto

Jumat, 28 September 2018 : 16.48
Published by Hariankota
Warga Solo Bakal Gelar Nobar Film G30S/PKI di Depan Rumah Keluarga Soeharto (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SOLO - Sekira seribu orang bakal menghadiri acara tausiyah dan nonton bareng (nobar) film Pengkhianatan G30S/PKI di depan Dalem Kalitan, Solo, yang dikenal merupakan kediaman keluarga mantan Presiden RI ke 2, Soeharto.

Acara yang disebut bertujuan untuk mengingatkan kembali peristiwa kelam sejarah perjalanan Indonesia semasa Presiden Soekarno tersebut akan di hadiri beberapa tokoh, diantaranya, Mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) TNI AD, Kivlan Zein dan tokoh reformasi Sri Bintang Pamungkas.

Muhammad Taufiq, Ketua Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) yang juga bagian dari panitia nobar, saat jumpa pers di halaman Masjid Nurul Iman yang berada di depan Dalem Kalitan, Jum'at (29/9/2018) menegaskan bahwa penyelenggaran bebas dari kegiatan kampanye.

Hal itu juga disampaikan Taufiq kepada Bawaslu Kota Solo menjawab pertanyaan tentang kekhawatiran adanya agenda kampanye terselubung, mengingat salah satu pembicara yang diundang dalam tausiyah terdapat Caleg DPR RI dari salah satu parpol.

"Ada pertanyaan dari Bawaslu terkait kedatangan Pak Purwanto (kader Partai Berkarya) dalam acara itu, sudah saya jelaskan Pak Purwanto adalah orang Solo sebagai warga negara yang memiliki hak politik sama dan tidak sedang dicekal," kata Taufiq.

(Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
Taufik pun meyakinkan dalam acara yang bakal di gelar Sabtu (30/9/2019) besuk malam, tidak ada atribut apapun yang menyinggung tentang Pileg dan Pilpres 2019. Bahkan pembiayaan acara disebutkannya juga atas dukungan sumbangan dari warga.

"Kami tegaskan tak ada kegiatan kampanye, tidak ada bendera, simbol-simbol, atribut berupa baju dukungan parpol atau capres dan cawapres, apalagi ini kan diadakan didekat masjid (Nurul Iman)," tegasnya.

Kepada masyarakat umum terutama pelajar yang ingin datang menyaksikan dipersilahkan hadir dalam acara yang dikemas dengan konsep sarasehan sambil mendengarkan tausiyah ini.

"Kami yakin anak-anak SMA saat ini banyak yang nggak mengerti tentang G30S/PKI, dan tidak perlu khawatir soal keamanan. Sudah ada sekira 200 orang dari berbagai elemen masyarakat disiagakan untuk mengamankan jalannya kegiatan," pungkasnya.

Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Ferdinan

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners