Rekomendasi

Banyak Warga Karanganyar Berada di Palu, Pemkab Diminta Buka Posko

Rabu, 10 Oktober 2018 : 19.26
Banyak Warga Karanganyar Berada Di Palu, Pemkab Diminta Buka Posko (Foto: Istimewa)
KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, diminta segera mendirikan pusat layanan informasi bagi warga Karanganyar yang keluarganya masih berada di lokasi bencana Palu, Siggi dan Donggala.

Hal tersebut dikatakan ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, Rabu (10/10/2018).

Menurut Endang, saat ini, selain 12 orang yang telah kembali ke Karanganyar, sebanyak 82 warga Jumapolo, 9 warga Kebakramat serta 1 orang warga Gondangrejo, juga sudah kembali ke daerah masing-masing.

Bahkan sebagian korban gempa Palu yang merupakan warga Jumapolo ini, dijemput di Bandara Djuanda Surabaya.Warga Jumapolo yang sebagian besar bekerja sebagai pedagang dan buruh bangunan di Palu ini, sebagian ditampung di rumah kerabatnya.

“Saya minta Pemkab proaktif berkoordinasi dengan tim penanganan bencana di Palu untuk mencari keberadaan warga Karanganyar. Pemkab juga segera membuka pusat layanan informasi untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat. Warga Karanganyar yang merasa mempunyai keluarga di Palu bisa melaporkan ke posko informasi tersebut, sehingga Pemkab bisa dengan cepat menindaklanjuti,” kata Endang, Rabu (10/10/2018).

(Foto: Istimewa)
Sementara itu, kepada hariankota.com serta awak media lain, sekretaris daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, mengatakan, telah memerintahkan seluruh camat untuk melakukan pendataan terhadap seluruh warga di wilayahnya.

“Para camat sudah saya perintahkan untuk melakukkan pendataan terhadap warganya yang kemungkinan masih berada di Palu, Siggi dan Donggala. Jika memang ada segera laporkan. Jika kesulitan untuk pulang, segera menghubungi Pemkab atau BPBD,” kata Samsi, Rabu (10/10/2018).

Saat ini, menurut Samsi, sejumlah warga Karanganyar yang menjdi korban gempa di Palu, telah kembali. Terhadap warga ini, samsi meminta pemerintah kecamatan setempat untuk melakukan pendataan.

Samsi juga mengungkapkan, sejumlah warga Karanganyar sampai saat ini juga masih berada di Palu, terutama warga yang mengikuti program taransmigrasi, dan belum ada yang pulang. “Warga kita yang transmigrasi juga ada, dan sampai saat ini, belum ada yang kembai ke Karanganyar. Untuk itu, kita terus melakukan penelusuran melalui BPBD,” ujarnya.

Penulis:Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners