Rekomendasi

Berawal Jual Beli Handphone, Polres Karanganyar Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu

Senin, 01 Oktober 2018 : 15.35
Published by Hariankota
Berawal Jual Beli Handphone, Polres Karanganyar Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Satuan reserse dan kriminal (Reskrim) Polres Karanganyar, membongkar sindikat peredaran uag palsu. Enam orang pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka diamankan dalam kasus ini.

Enam tersangka tersebut, masing-masing ST (27) warga Karanganyar, ASHP (26) warga kota Surabaya, DHN (30) warga Jombang, BNHCPP (34) warga Ponorogo, S (41) warga Madiun, serta HA (48) warga Sidoarjo.

Selain mengamankan tersangka, Sat Reskrim juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 222 lembar dalam pecahan uang Rp100.000, serta ratusan mata uang asing dari berbagai Negara.

Untuk pengembangan lebih lanjut, enam tersangka ini, mendekam di sel tahanan Mapolres Karanganyar. Para tersangka dijerat dengan pasal 36 ayat (3) UU No 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, kepada hariankota.com, dalam gelar kasus, Senin (01/10/2018) mengatakan, terungkapnya kasus ini, bermula ketika ST melakukan transaksi pembelian Hp di jembatan flyover pada Kamis (27/09/2018) seharga Rp1.700.000.

Saat melakukan transaksi, menurut Kapolres, korban merasa curiga dengan uang hasil pembayaran HP yang dilakukan tersangka. Karena curiga, korban lantas melaporkan kasus ini ke Polres Karanganyar.

“Berdasarkan keterangan ST dan memastikan jika uang yang digunakan untuk transaksi tersebut palsu, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan ST di rumah isterinya yang berada di Karangpandan pada hari Jumat (28/09/2018) dini hari.

Dijelaskan Kapolres, kepada penyidik, ST mengaku memperoleh uang yang diduga palsu tersebut berasal dari Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Setelah dilakukan pelacakan, Sat Reskrim mengamankan lima orang, masing-masing ASHP, DHN, BNHCPP, S serta HA, serta barang bukti berupa puluhan lembar mata uang asing, printer, laptop, kertas, mesin UV. Kelimanya diamankan di salah satu rumah kos yang berada di Sidoarjo, Sabtu (29/09/2018).

“Kami terus mengembangkan kasus ini, untuk mengungkap jaringan yang lebih luas lagi. Untuk sementara, tersangka yag diamankan ini, merupakan pengedar. Kami belum bisa memastikan, apakah mereka juga mencetak uang palsu ini atau tidak. Karena kami masih terus mendalaminya,” tegas Kapolres.

Penulis: Iwan Iswanda

Editor: Jumali

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners