Rekomendasi

Bohongi Publik, Ratna Sarumpaet Kena Pidana

Rabu, 03 Oktober 2018 : 22.35
Published by Hariankota
Bohongi Publik, Ratna Sarumpaet Kena Pidana
JAKARTA - Dalam keterangan tertulisnya Juru Bicara Komite Rakyat Nasional (KORNAS) Akhrom Saleh mengatakan, kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet mengungkap kebohongan bukan hanya saat ini namun juga mencerminkan masa-masa sebelumnya. Pasalnya RS terlalu berani membohongi masyarakat yang nyaris menyababkan konflik horisontal.

"Apa motivasi Ratna Sarumpaet berbohong kepada publik, lebih-lebih kepada junjungannya pak Prabowo Subianto dan Amin Rais, bahkan ironisnya Prabowo dan jajarannya bicara dihadapan media," ujar Akhrom dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (3/9/2018).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kepolisian yang cepat bekerja dalam melakukan penyelidikan informasi hoax yang menyesatkan logika berpikir masyarakat.

"Skenario Ratna Sarumpaet bener-bener sangat menyesatkan masyarakat kita, kebohongan besar yang dilakukannya harus segera ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian, agar kedepan informasi menyesatkan logika publik tidak terjadi lagi," tegas Akhrom yang juga sebagai Sekjen KORNAS

Sambung Akhrom, apalagi RS bagian dari tim sukses Prabowo, seharusnya tidak boleh seorang Jurkam bohongi rakyat. Tambahnya, hal-hal demikian tak perlu lagi kepolisian banyak pertimbangan, sebab menurutnya hal itu sudah keterlaluan, perbuatan RS sama seperti seorang melakukan pembantaian masal.

"Bisa kita analogikan perbuatan Ratna Sarumpaet seperti pembantaian masal, sebab logika berpikir orang disesatkan secara masal dengan informasi yang tidak benar, logika kita dimatikan yang pada akhirnya dapat menimbulkan persepsi publik negatif terhadap lawan-lawan politik RS," tuturnya.

Editor: Jumali

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners