Rekomendasi

Gelar Seni 7 Candi Wujud Mimpi Prambanan Pintu Gerbang Wisata

Rabu, 03 Oktober 2018 : 17.29
Published by Hariankota
Gelar Seni 7 Candi Wujud Mimpi Prambanan Pintu Gerbang Wisata (Foto: Danang Prabowo/hariankota)
YOGYAKARTA – Gelar seni di tujuh kawasan candi dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo malam tadi di Tebing Breksi, kawasan Candi Barong. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melestarikan seni dan budaya yang ada di tengah masyarakat.

“Gelar Seni di 7 kawasan Candi yang kita gelar ini gratis untuk masyarakat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara, Selasa (2/10/2018) malam.

Aji mengatakan kegiatan ini baru pertama kali digelar dengan menggunakan dana keistimewaan. Sehingga, masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli tiket alias gratis saat menyaksikan pertunjukan ini.

Sementara Sri Purnomo berharap kegiatan ini terus dilakukan secara berkala dengan mengandeng semua pihak. Terlebih, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya dalam menarik wisatawan untuk berkunjung ke lokasi candi yang banyak tersebar di Kota 1000 Candi (Prambanan).

“Tempat ini (Tebing Breksi,red) tahun lalu ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan dari Kementerian Pariwisata,” katanya.

Koordinator Seniman, Hajar Wisnu Satoto mengatakan kegiatan ini bisa sebagai pematik untuk membesarkan kawasan Prambanan sebagai pintu gerbang wisatawan.

Terlebih, banyak potensi local yang bisa dikembangkan untuk kesejahteran bersama sesuai kemampuan masing-masing. “Pentingnya kebersamaan untuk menuju mimpi besar menjadikan Prambanan pintu masuk gerbang wisata,” kata pria yang akrap disapa Totok.

Masyarakat cukup terhibur dengan pertunjukan dari Sanggar Ngrayung Bokoharjo pimpinan Surono Kleyor. Meski tidak menampilkan secara utuh (dipersingkat waktunya,red), tapi ratusan pasang mata penontong tertuju dalam setiap gerak tari yang disajikan.

Sebagaimana diketahui, gelar seni 7 kawasan candi ini digelar secara sepekan mulai tanggal 1 hingga 7 Okotber 2018. Senin, 1 Oktober kemarin digelar di Candi Abang dengan Tari Klasik dan Frahmen Jabang Leluko, lahirnya Gatotkoco yang dibawakan seniman Berbah.

Hari kedua sebagai pembuka sudah digelar tadi malam. Untuk hari ketiga, malam ini di gelar di Candi Banyunibo dengan alur cerita Bandung Bondowoso oleh Sanggar Puri Prambanan. Hari ke 4 hingga ke 6 di gelar di wilayah Kalasan dengan beragam alur cerita yang beragam.

Mulai dari Candi Sari di hari keempat dengan lakon Brojonoto Sayemboro oleh Sanggar Topeng Pedalangan Gondowasitan. Kemudian hari ke lima di Candi Sambisari dengan lakon Sayemprobo Paeko (diambil dari cuplikan cerita Ramayana; saat Honoman mendapat tugas dari Prabu Rama untuk mencari Shinta yang diculik Rahwana) oleh Sanggar Magada.

Hari keenam dari Sanggar Tarabhawana dengan lakon Babad Kalasan di Candi Kalasan. Terakhir di Candi Kawasan Candi Ijo yang menggunakan Tebing Breksi sebagai pementasan dengan lakon Wayang Menak Kokarip oleh Sanggar Cikrak.

Penulis: Danang Prabowo
Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More