Rekomendasi

Kebakaran Pasar Legi, DPP IKAPPI Keluarkan Enam Rekomendasi

Selasa, 30 Oktober 2018 : 20.14
Kebakaran Pasar Legi, DPP IKAPPI Keluarkan Enam Rekomendasi (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
SOLO - Kebakaran yang meluluhlantakkan Pasar Legi, Solo, pada hari Senin (29/10/2018), membuat semua pihak merasa prihatin. Rasa simpati kepada para pedagang terus berdatangan. Salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI).

Dalam rilis yang diterima hariankota.com, ketua DPP IKAPPI, Abdullah Mansuri mengaku sangat terpukul dan Berduka. Karena pasar tersebut adalah salah satu pasar yang menggerakkan roda ekonomi di Kota Surakarta.

Paska terjadinya kebakaran, DPP IKAPP meminta kepada Pemerintah Kota untuk mengupayakan langkah-langkah strategis dan harus menjadi perhatian utama dalam proses penangananya.

Menurutnya, ada 6 rekomendasi yang disampaikan kepada Pemerintah Kota Surakarta, terkait kebakaran Pasar Legi Surakarta. Enam rekomendasi tersebut meliputi;

1. Pemerintah Kota Surakarta segera melakukan pendataan kepada seluruh pedagang korban kebakaran meliputi juga jumlah kerugian yang mereka terima dalam waktu sesegera mungkin.

Pemerintah Kota juga harus memastikan seluruh pedagang korban kebakaran terdata dan tidak ada yang terlewatkan. Dan segera menurunkan tim psikologis dan kesehatan guna menanggulangi beban psikologis pedagang yang pasti banyak terguncang akibat musibah ini.

2. Pemerintah Kota Surakarta wajib mengupayakan dan memastikan percepatan pembangunan tempat berdagang sementara (penampungan) di lokasi sekitar Pasar Legi Surakarta, agar pedagang tidak larut dalam duka serta bisa segera kembali berdagang dan menggerakkan roda ekonomi keluarga.

3. Pemerintah Kota Surakarta maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus segera mengupayakan pemberian modal awal untuk para korban kebakaran serta berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait agar para pedagang korban kebakaran dapat segera kembali berdagang dan melanjutkan roda ekonomi keluarga.

4. Pemerintah Kota Surakarta sesegera mungkin berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK untuk mengupayakan pemutihan hutang (Kredit perbankan) para pedagang korban kebakaran Pasar Legi Surakarta. Ini sebagai langkah penyelamatan aset dan meringankan beban pedagang.

5. Pemerintah Kota Surakarta diharapkan tidak menggunakan pihak ketiga (investor) dalam pembangunan kembali Pasar Legi Surakarta dengan mengupayakan dan memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat serta dana pendampingan dari pemerintah propinsi sehingga pedagang korban kebakaran tidak di pungut biaya apapun.

Bangunan Pasar Legi Surakarta harus dibangun kembali dengan mencerminkan budaya lokal dan melibatkan pedagang dalam setiap proses perencanaanya.

6. Pemerintah Kota Surakarta wajib memastikan seluruh korban kebakaran Pasar Legi Surakarta mendapatkan tempat berdagang di pasar yang telah dibangun tanpa memungut biaya sepeserpun dari pedagang korban kebakaran dan melibat pedagang dalam setiap proses kebijakan yang terkait dengan Pasar Legi Surakarta.

“Kami berharap enam rekomendasi ini dilaksanakan oleh pemerintah setempat demi kelangsungan hidup para pedagang pasar yang kehilangan tempat berdagang untuk mencari rejeki,” kata dia dalam rilisnya, Selasa (30/10/2018).

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners