Rekomendasi

Laila Istiana: Empat Pilar Rumusan Bapak Bangsa untuk Menciptakan Keadilan dan Kesejahteraan

Selasa, 02 Oktober 2018 : 23.44
Published by Hariankota
Laila Istiana: Empat Pilar Merupakan Rumusan Bapak Bangsa Untuk Menciptakkan Keadilan Dan Kesejahteraan (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Anggota DPR RI, Laila istiana, kemballi melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyah dan dihadiri ratusan jamah Masjid dari Mojogedang dan Matesih tersebut, politisi yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengatakan, demokrasi Pancasila belum melahirkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat.

Ketimpangan ekonomi masih tinggi, banyak rakyat belum mendapatkan kesempatan bekerja. Laila, menilai, saat ini tenaga kerja asing malah lebih mudah mendapatkan pekerjaan dibandingkan dengan tenaga kerja lokal.

Akibatnya jumlah pengangguran terus bertambah seiring dengan menurunnya tingkat kesejahteraan. Ia mengatakan, saat ini bangsa Indonesia kehilangan nilai-nilai luhur, sebagaimana yang terkandung di dalam Pacasila.

“Saya melihat, tingkat kesejahteraan masyarakat semakin menurun. Hal ini lebih disebabkan karena banyak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat,” kata Laila Istiana. Wakil Sekjen DPP PAN ini menjelaskan, berbagai keputusan politik yang diambil oleh pemerintah, seharusnya untuk kesejahteraan rakyat, dan bukan untuk kepentingan golongan dan orang tertentu.

“Inilah yang terus kami perjuangkan di DPR RI. Kami terus menerus mengingatkan pemerintah. Kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kami sebagai wakil rakyat akan terus menyuarakan tentang perlu rakyat sejahtera dan makmur, dengan berpegang teguh kepada Pancasila untuk mengantarkan rakyat Indonesia menuju kesejahteraan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Laila Istiana juga mengungkapkan, negara telah merumuskan Pancasila sebagai dasar negara dan Undang-Undang Dasar (UUD) 45 sebagai pedoman aturan dan falsafah Bhineka Tunggal Ika sebagai lambang perbedaan suku bangsa di Indonesia.

"Pancasila, UUD Tahun '45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika ialah harga mati bagi kita sebagai warga negara. Apapun itu, kepentingan negara harus lebih diutamakan dan dikedepankan untuk membawa bangsa dan negara kita lebih maju lagi," jelasnya.

Empat pilar negara ialah hasil rumusan para bapak bangsa untuk menghadirkan keadilan sosial, kesejahteraan rakyat hingga menjadi negara yang diperhitungkan di dunia internasional.

“ Sosialisasi empat pilar MPR ini merupakan bagian dari tugas wakil rakyat. Selain itu, juga dilakukan penyerapan aspirasi masyarakat dan rapat dengar pendapat sebagai upaya untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Santi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More