Rekomendasi

Sidang Tipikor P-APBD Kota Malang, Saksi Sebut Tak Pernah Bagikan Uang

Rabu, 31 Oktober 2018 : 22.00
Sidang Tipikor P-APBD Kota Malang, Saksi Sebut Tak Pernah Bagikan Uang (Foto: Miadaada/hariankota)
SURABAYA - Kasus dugaan suap Perubahan APBD Kota Malang tahun 2015 kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, kali ini sidang menghadirkan 17 orang saksi pada Rabu (31/10/2018).

Salah satu saksi yakni Afdhal Fauza, mantan anggota DPRD Kota Malang fraksi Hanura - PKS. Saat memberikan kesaksian Afdhal menyatakan Ya'qud Ananda Gudban tak menerima uang pokie sejumlah Rp 12,5 juta tersebut.

"Bu Nanda tidak pernah menerima uang tersebut," kata Afdhal, dihadapan hakim.

Dirinya juga mengakui uang tersebut hanya ia terima sendiri dan tak diberikan ke Nanda Gudban. Namun saat ditanya jaksa penuntut umum Afdhal Fauza mengaku tak memberikan uang tersebut lantaran takut.

"Saya tidak pernah melaporkan ada uang pokir ke Bu Nanda baik sebelum menerima ataupun sesudah menerima. Beliau mengingatkan kita agar jangan pernah main - main dan terima uang selain gaji," bebernya.

Di sisi lain, penasehat hukum Ya'qud Ananda Gudban, Patra M Zein, mengatakan jika dari semua kesaksian di persidangan tak ada saksi yang menyebut jika kliennya menerima uang pokir.

"Dalam dakwaan sudah jelas pasal yang di dakwakan kepada Nanda, tapi nyatanya tidak ada saksi yang membenarkan dakwaan itu. Artinya Nanda tidak pernah terima uang itu," ujar Patra.

Dikatakan pula, berdasar kesaksian dari beberapa saksi termasuk Afdhal Fauza, nampak jelas jika Nanda Gudban tidak mengetahui, tidak terlibat dan tidak menerima uang pokir sebagaimana dalam dakwaan.

"Nanda tidak pernah terlibat, tidak pernah tahu menahu dan tidak pernah menerima uang pokir, saksi sudah menguatkan itu," tukas Patra.

Penulis: Miadaada
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners