Rekomendasi

Aksi Protes Caleg Warnai Penertiban APK di Sukoharjo

Senin, 05 November 2018 : 17.30
Aksi Protes Caleg Warnai Penertiban APK Di Sukoharjo (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Operasi penertiban untuk penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Sukoharjo Nomor 55 Tahun 2018 tentang penetapan zona larangan pemasangan Alat Peraga Kampanye atau White Area di warnai aksi protes.

Salah satu caleg DPR RI dapil Jateng V , Heru Cipto Nugroho dari PAN mendatangi tim gabungan yang terdiri Bawaslu, Satpol PP, dan Kepolisian ditengah pelaksanaan penertiban dijalan raya Jogya - Solo, masuk Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Senin (5/11/2018) siang.

Kepada tim gabungan, Heru memprotes lantaran APK atas namanya berupa baliho yang terpasang di Jalan Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura diturunkan. Padahal menurutnya, dia sudah mendapat jaminan dari biro jasa iklan bahwa tempat tersebut aman.

"Terus terang saya belum mendapat sosialisasi adanya Perbup Sukoharjo yang mengatur tentang white area yang baru diberlakukan akhir Oktober lalu," katanya.

Dengan diberlakukannya Perbup tersebut, Heru merasa dirugikan karena sebelum ada penetapan white area, dia sudah terlanjur kontrak dengan biro iklan sampai bulan Januari tahun depan.

"Saya pasang baliho itu juga mengikuti aturan dengan melalui biro iklan yang sudah memiliki ijin dan titik lokasinya. Waktu itu juga saya tanyakan boleh atau tidak pasang baliho caleg di tempat itu, dan dijawab, aman pak," ujarnya.

Heru berharap agar Bupati Sukoharjo meninjau ulang tentang aturan penetapan zona larangan pemasangan APK agar parpol dan caleg dapat melakukan sosialisasi menyampaikan visi dan misinya.

Sementara menanggapi protes caleg tersebut, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo Bidang Penyelesaian Sengketa, Eko Budiyanto mengatakan, dalam penertiban ini, pihaknya sebatas menjalankan peraturan sesuai Perbup tentang kawasan white Area yang baru.

"Kami tidak bisa melayani permintaan dispensasi untuk memfasilitasi agar ada kelonggaran dalam penegakan peraturan. Pada prinsipnya sesuai peraturan dikawasan white area tetap tidak boleh ada APK," jelasnya.

Kepada hariankota.com, Eko menyebutkan, hingga kini, sejak diberlakukannya Perbup tentang white area, ratusan APK yang pemasangannya tidak sesuai ketentuan telah di amankan di kantor Satpol PP Sukoharjo.

"Untuk hari ini ada 42 APK yang telah kami tertibkan terdiri, spanduk caleg, banner caleg, dan bendera parpol. Sedangkan untuk baliho besar yang berada di jalan protokol sudah kami amankan beberapa hari yang lalu," terangnya.

Eko mempersilahkan bagi caleg maupun parpol yang merasa memiliki APK dan ingin meminta kembali, diminta datang ke kantor Satpol PP Sukoharjo dengan membuat berita acara pengambilan.

Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Bagya Komang

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners