Rekomendasi

Bangun Gedung, IAI DIY Dorong Gelar Sayembara

Selasa, 13 November 2018 : 22.00
Published by Hariankota
Bangun Gedung, IAI DIY Dorong Gelar Sayembara (Foto: Danang Prabowo/hariankota)
YOGYAKARTA - Pembangunan gedung tak lepas dari peran arsitek dalam merancang bangunan. Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (IAI DIY) mendorong agar pemerintah mengelar sayembara desain ketika akan membangun sebuah gedung.

"Sayembara ini sangat baik karena lahir dari suatu kompetisi. Banyak ide baru dalam rancang bangun sebuah gedung, kita selalu dorong agar ada sayembara," kata Ketua IAI DIY, Ahmad Syaifudin Mutaqi pada wartawan, Selasa (13/11/2018).

Hal itu disampaikan saat penjurian tahap 2, pengumuan pemenang dan penyerahan hadiah dalam Sayembara Desain Pra-Rancangan Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, siang tadi. Total hadiah untuk pemenang senilai Rp 175 juta.

Proses penjurian desain ini melalui tahapan yang cukuppanjang. Mulai dari awap pengirim desain ada 54 tim dari total 94 pendaftar. Dari 54 desain itu kemudian diseleksi lagi menjadi 26 tim, dikerucutkan lagi hingga tersisa 12 tim.

Selanjutnya tim juri kembali menyeleksi menjadi enam tim dan kemudian dipilih lagi lima tim untuk masuk ke final. Dari lima ini akan menetapkan urutan juara satu, dua, tiga dan harapan satu dan dua.

"Proses ini sangat diapresiasi oleh Pemkab, karena karyanya baik-baik semua. Kita lihat sendiri Bapak Bupati melihat langsung saat presentasi, beliau sangat mengapresiasi," katanya. Pemilihan karya terbaik akan mempertimbangkan sisi filsafat karya, green building, konsep hemat energi hingga ketahanan gempa.

Mutaqi mengakui, desain terbaik pertama akan menjadi acuan pembangunan kantor Setda Sleman meski tidak secara 100% karena dalam penerapan di lapangan akan terjadi pengurangan dan penambahan.

Apalagi desain sayembara rata-rata memiliki tingkat idealisme tinggi yang dalam penerapannya butuh anggaran besar, sehingga realisasinya akan menyesuaikan. "Semua desain berbasis sayembara akan mengalami modifikasi, tapi minor, karena ada benturan harga, biaya dan hal lain, itu wajar," ucapnya.

Penulis: Danang Prabowo
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More