Rekomendasi

Bantu Tahap Rehabilitasi Sulteng, PT Donggi Senoro LNG Doniasikan Rp 1 Miliar

Senin, 12 November 2018 : 08.06
Bantu Tahap Rehabilitasi Sulteng, PT Donggi Senoro LNG Doniasikan Rp 1 Miliar (Foto: ilustrasi)
YOGYAKARTA - Perusahaan penghasil gas alam cair Indonesia, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) memberi bantuan senilai Rp 1 miliar untuk proses rehabilitasi pasca gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan itu disalurkan melalui Palang Merah Indonesia.

"Kami terpanggil untuk membantu penanganan pasca bencana alam yang melanda Sulteng," kata Direktur Urusan Korporat DSLNG, Aditya Mandala pada wartawan, Senin (12/11/2018).

Secara simbolis, pemberian donasi itu diterima Plt Ketua PMI Pusat, Ginandjar Kartasasmita pada Rabu, 7 November 2018 kemarin. Perusahaan yang beroperasi di Sulteng ini berharap upaya rehabilitasi pasca bencana alam segera teratasi dengan baik.

PT DSLNG juga terlibat dalam penyediaan air bersih dengan membuat 11 sumur bor diberbagi tempat. Air bersih itu menjadi kebutuhan mendesak bagi warga saat memasuki masa transisi.

"Titik pertama pembuatan sumur bor sudah dikerjakan 20 Oktober 2018 lalu, kami kerjasama dengan Kementerian ESDM dan Pemprov Sulteng," imbuh Alumnus Teknik Geologi UPN Veteran Yogyakarta ini.

Pembuatan sumur bor di sekitar Masjid Al Azhar, Palu Barat itu dilengkapi dengan bak penampungan air yang mampu menampung air hingga 2 ton. Saat ini pembuatan sumur bor juga masih dilakukan diberbagai tempat.

"Kami targetkan hingga akhir tahun 2018 ini pembuatan sumur bor bisa terselesaikan," katanya.

Direktur Urusan Korporat DSLNG Aditya Mandala (Foto: istimewa)
Aditya menambahkan, PT DSLNG juga mengirim tim relawan, dokter dan paramedik yang bekerja diperusahaan saat tanggap darurat yang berakhir 26 Oktober 2018 lalu. Dibawah koordinasi Kementerian ESDM dan Dinkes Sulteng, tim itu mengoperasikan puskesmas Sanguarara di Kecamatan Palu Barat sebagai Posko Tanggap Bencana.

"Selama dua minggu, posko memberikan layanan kesehatan pada sekitar 1.000 warga, vaksinasi antitetanus juga diberikan pada sekitar 350 petugas evakuasi serta warga yang butuh pertolongan lebih lanjut ke RSUD setempat," katanya.

Aditya yang merupakan alumnus SMA N 3 Padmanaba Yogyakarta tahun 1981 itu menyampaikan bahwa layanan medik yang dipimpin dr. Gitawan Sapta Permana juga diberikan bagi warga pengungsi di pelosok Sigi maupun Donggola.

"Tim tanggap darurat DSLNG juga memberi bantuan logistik yang dihimpun dari donasi karyawan dan perusahaan," katanya.

Penulis: Danang Prabowo
Editor: Jumali

Bagikan :

Video Viral

Loading...

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners