Rekomendasi

Didukung Kemenristekdikti, LP2M UNNES dan Legislator Gelar Diseminasi Produk Teknologi Ruminansia

Jumat, 16 November 2018 : 16.00
Didukung Kemenristekdikti, LP2M UNNES Dan Legislator Gelar Diseminasi Produk Teknologi Ruminansia ( Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Berdasarkan potensi sumber daya alam, sumber daya genetik, budaya, teknologi, dan pengalaman sejarah, Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk mewujudkan swasembada daging sapi, bahkan dimungkinkan dapat kembali menjadi eksportir sapi seperti di tahun 1970-an.

Masih adanya sektor pembangunan yang kurang berkembang dan belum mampu bersaing karena lemahnya penerapan, penguasaan dan pemanfaatan produk teknologi, mendorong Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (UNNES) didukung Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama Komisi VII DPR RI menggelar diseminasi penerapan teknologi Green Syntesys Complete Feed atau teknologi pakan ternak Ruminansia.

Dalam diseminasi yang berlangsung di Assalaam Hotel, Kartasura, Sukoharjo, Jum'at (16/11/2018) ini, ratusan peserta pelaku sektor pertanian dan peternakan dari Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali, selain diberi paparan materi, juga dilatih praktek mengolah pakan ternak khususnya untuk sapi.

"Teknologi pakan ternak ruminansia adalah kegiatan pengolahan bahan pakan untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan daya cerna, memperpanjang masa simpan. Bahkan mengubah hasil ikutan pertanian yang kurang berguna menjadi produk berdaya guna," terang Margunani dari LP2M UNNES.

Kepada hariankota.com Margunani mengatakan, selama ini banyak teknik pengolahan yang telah dilakukan.

Namun untuk diseminasi kali ini, guna melengkapi pengetahuan, materi yang disampaikan hanya tentang apa itu teknologi pakan ternak ruminansia. Meliputi, pengolahan pakan hijauan, pakan konsentrat, penyusunan formula pakan dan pakan jadi.

Pada kesempatan itu, anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi Gerindra Bambang Riyanto menyampaikan, acara diseminasi merupakan kegiatan hasil kerjasama pihaknya sebagai mitrakerja Kemenristekdikti dengan menggandeng UNNES dalam rangka mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Ini adalah program yang bertujuan memberi manfaat kepada peserta khusunya petani dan peternak agar jadi lebih memahami tentang bagaimana mengelola ternak lebih efisien dan tentu ada peningkatan dari sisi pendapatan ekonomi," kata Bambang.

Setelah paparan dan pelatihan, Bambang mengatakan, nantinya kepada peserta diseminasi juga diberi bantuan berupa alat untuk pengolahan dan pembuatan pakan ternak ruminansia supaya bisa langsung dipakai berpraktek.

Sementara, Nurjaman dari Kemenristekdikti menambahkan, diseminasi produk teknologi ke masyarakat merupakan skema pengabdian yang dikelola dan dikembangkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti.

"Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat terpacu untuk meningkatkan budaya Iptek serta berperan dalam aktivitas sosial ekonomi menuju Indonesia sejahtera," pungkasnya.

Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners