Rekomendasi

Dugaan Kades Terlibat Kampanye Pileg, Pelapor Serahkan ke Proses Hukum

Senin, 05 November 2018 : 19.19
Dugaan Kades Terlibat Kampanye Pileg, Pelapor Serahkan Ke Proses Hukum (Foto: Iwan Iwanda/haruankota)
KARANGANYAR - Pelapor kasus dugaan keterlibatan salah satu kepala desa dalam kampanye salah satu calon anggota legislative (caleg) dari salah satu partai besar, Tukino Muhadi, menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Karanganyar untuk ditindaklanjuti.

Hal tersebut dikatakan Tukino Muhadi, ketika dihubungi hariankota.com melalui telepon selularnya, Senin (05/11/208). Tukino mengaku telah diminta keteranagan oleh Bawaslau terhadap laporan atas dugaan keterlibatan salah satu kepala desa dalam kampanye pileg beberapa waktu lalu.

“Sebagai pelapor, saya sudah dipanggil oleh Bawaslu untuk klarifikasi. Saya menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada bawaslu untuk ditindaklanjuti,” ujarnya singkat, Senin (05/11/2018).

Sementara itu, ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, ketika dikonfirmasi hariankota.com, mengatakan, laporan dugaan keterlibatan kepala desa yang dilaporkan oleh Tukino, masih terus berlanjut, dan telah meminta keterangan dari 10 orang, baik pelapor, terlapor dan para saksi.

Dijelaskan Nuning, Bawaslu masih melakukan klarifikasi dan mencari tambahan bukti atas laporan ini, dengan melakukan investigas ke lapangan. Rencananya, lanjut Nuning, laporan ini akan dibawa ke rapat pleno pembahasan kedua di Gakkumdu pada hari Selasa (06/11/2018).

“Laporan warga ini masih terus kita tindak lanjuti. Kami masih melakukan klarifikasi dan tambahan bukti dengan melakukan investigasi dengan mencari keterangan tambahan. Pada prinsipnya, laporan masyarakat ini tetap kita tindaklanjuti,” ujar Nuning.

Disisi lain, Nuning menambahkan, selama dua bulan masa kampanye, Bawaslu baru menerima satu laporan tentang dugaan pelanggaran kampanye dengan melibatkan perangkat desa.

“Laporan baru kali ini diterima. Kami juga memberikan surat edaran kepada parpol terkait dengan kegiatan kampanye. Dalam surat tersebut kami mengimbau agar parpol membuat Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye ke kepolisian,” pungkasnya.

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Bagya Komang

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners