Rekomendasi

FAO Cek Keberhasilan Program Minapadi di Sukoharjo

Kamis, 01 November 2018 : 19.00
FAO Cek Keberhasilan Program Minapadi Di Sukoharjo (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SUKOHARJO - Disertai delegasi dari 8 negara, perwakilan organisasi pangan sedunia, Food and Agriculture Organization (FAO) bersama pejabat Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) meninjau pelaksanaan program budidaya padi - ikan atau Minapadi di Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (1/11/2018).

Kunjungan dengan tajuk Permanent Representatives Indonesian Field Visit ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauhmana tingkat keberhasilan pelaksanaan program minapadi bantuan FAO bekerjasama dengan KKP yang telah berjalan beberapa waktu ini.

Pantuan hariankota.com, pada kesempatan itu pejabat yang mewakili Dirjen KKP, Umi Windriyani mengatakan, pengembangan budidaya minapadi bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani serta untuk perbaikan gizi masyarakat.

"Sebagaimana intruksi Bapak Presiden Jokowi. Indonesia harus menjadi poros dunia dalam pengembangan industri kemaritiman," katanya. Menurutnya, inisiatif budidaya padi - ikan atau minapadi yang di ujicobakan pada dua lokasi di Kabupaten Sukoharjo ini telah terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan petani.

Sedangkan pejabat perwakilan FAO untuk Indonesia, Stephen Rudgard mengatakan, kali pertama datang di Indonesia, dirinya sudah mengetahui jika padi adalah tanaman yang tidak bisa dipisahkan dari hati dan pikiran masyarakat Indonesia

"Namun begitu, yang lebih penting adalah bagaimana mengembangkan padi tersebut agar bisa memiliki nilai ekonomi lebih, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan," katanya. Dengan program Minapadi, kata Stephen, petani tidak hanya menambah ikan dalam tanaman padi, tapi juga menambah padi dalam kolam ikan.

Sementara Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya selaku tuan rumah menyampaikan, budidaya Minapadi sangat berpotensi untuk dikembangkan di wilayah Sukoharjo mengingat dari seluas 20.518 hektar lahan pertanian yang ada, 14.556 hektar atau 70,95 persennya merupakan pertanian dengan irigasi teknis.

"Tahun ini, kami telah mengembangkan Minapadi dengan luas 18 hektar berada di 2 lokasi yakni, Desa Dalangan, Kecamatan Tawangsari 13 hektar, dan di Desa Dalangan, Kecamatan Gatak 5 hektar. Hasil panen padinya ternyata lebih bagus dibanding non Minapadi. Untuk itu, pada tahun 2019 mendatang akan kami tingkatkan menjadi 25 hektar," pungkas Bupati.

Penulis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners