Rekomendasi

FPKS Kritik HUT Karanganyar Terlalu Mewah, Ini Jawaban Bupati Juliyatmono

Senin, 26 November 2018 : 21.59
FPKS Kritik HUT Karanganyar Terlalu Mewah, Ini Jawaban Bupati Juliyatmono (Foto: Iwan /hariankota)

KARANGANYAR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Karanganyar menyoroti berbagai kegiatan yang dilakaukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terkesan “wah” dan jauh dari penggunaan anggaran yang bersifat produktif.

Hal tersebut dikatakan FPKS, melalui juru bicaranya, Sri Hartono, yang disampaikan dalam pandangan fraksi terhadap Raperda tentang APBD tahun 2019, Senin (26/11/2018).

Menurut Sri Hartono, FPKS sepakat  dengan prioritas anggaran yang produktif. Namun masih ditemukan berbagai kegiatan yang  mewah.

“ Prinsipnya kami sepakat dengan prioritas anggaran yang produktif. Tapi kok masih mengadakan kegiatan yang wah dan spektakuler yang jauh dari produktifitas,” ujar Sri Hartono.

Dalam pemandangan umum tersebut, FPKS juga menyoroti, rencana pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap pencairan bankeu desa dan hibah untuk kelompok masyarakat sebesar Rp17,5 milyar yang tersebar di 315  titik di Kabupaten Karanganyar.

Sedangkan masyarakat penerima bantuan dan hibah telah menunggu-nunggu dan telah selesai memenuhi proses administrasinya berupa pengajuan proposal, verifikasi dan pembuatan rekening di bank.

“Apakah akhirnya anggaran tersebut akan dijadikan silpa pada tahun berikutnya? Bukankan jika demikian akan memunculkan masalah pada pemeriksaan BPK RI pada tahun mendatang. Kami minta penjelasan dari bupati,”tegasnya.

Disisi lain, lima fraksi, masing-masing F Partai Golkar,  FPDIP, Fraksi Partai Demokrat, FPKB, Fraksi Gerindra Amanat Nasional, menyoroti persoalan peningkatan potensi pendapatan daerah dari setor lain, masalah pembangunan infrastruktur menuju objek wisata yang belum maksimal, masalah fasilitas pendidikan serta persoalan pelayanan kesehatan   yang dinilai masih kurang.

Namun secara keseluruhan, seluruh fraksi mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan oleh Bupati Karanganyar dan jajaran ekskutif yang secara bertahap, telah merealisasikan visi dan misi sebagai kepala daerah terpilih sebagaimana  tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Karanganyar.Serta menyetujui pembahasan RAPBD ini ketingkat selanjutnya.

Semenetara itu, bupati Karanganyar, langsung menanggapi pandangan umum fraksi tersebut secara lisan. Sedangkan untuk jawaban tertulis, akan disampaikan dalam rapat paripurna selanjutnya.

“Saya menanggapi langsung pandangan fraksi. Untuk tanggapan tertulis, menyusul,” kata bupati.

Menurut bupati, fokus utama dalam tahun 2019, masih tetap pada pembangunan infrastruktur. Dia bersma wakil bupati terpilih serta jajaran OPD akan melakaukan pembangunan, satu diantaranya pembangunan masjid Agung, pelebaran jalan, renovasi stadion 45.

“Kita akan melakukan pembangunan di bidang infrastruktur mulai tahun 2019 mendatang,” ujarnya.

Jurnalis:Iwan Iswanda
Editor: Gunadi



Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners