Rekomendasi

Gara-gara Main Musik Handphone, Satu Remaja Tewas Dengan Sekali Tebas

Minggu, 25 November 2018 : 17.12
Gara-gara Main Musik Handphone, Satu Remaja Tewas Dengan Sekali Tebas (Foto: Syah Rangkuti/hariankota)

MANDAILING NATAL - Karena masalah sepele, remaja berusia 17 tahun di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, tewas mengenaskan karena sekali tebas dengan sebilah parang bengkok.

Awalnya, Kopri (17) remaja yang tinggal di Desa Siobon Jae kecamatan Panyabungan, kabupaten Madina, bersama 2 orang teman lainnya bermain musik handphone sambil bernyanyi kencang di belakang rumah Rafii (35) Pelaku atau sepupu korban juga yang sedang menidurkan anaknya yang masih kecil, tepatnya sabtu malam (24/11/2108), sekira pukul 22:30wib.

"Menurut pengakuan pelaku, karena anaknya yang sedang tidur terbangun karena suara berisik, akhirnya istri Rafii, langsung melarang Kopri dan teman-temannya yang sedang bernyanyi di belakang rumah mereka, namun para remaja ini masih tetap bernyanyi dan tidak memperdulikan istri Rafii" kata AKP Andi Gustawi, kepada hariankota.com, minggu (25/11/2018).

Kemudian Raffi mendengar istrinya yang tidak di hiraukan oleh 3 orang remaja itu, Rafii dengan spontan mengambil sebilah parang bengkok dan mendatangi remaja tersebut, kemudian Raffi menanyakan remaja itu kenapa tidak mau dilarang bernyanyi-nyanyi di belakang rumah nya, karena sudah mengganggu anaknya yang sedang tidur.

"Kemudian, Sarliwan (14), Laki-laki dan Saddam Husein (14), Laki-laki, sebagai saksi atau temannya Kopri (17) yang menjadi korban dalam hal ini, kabur dan Kopri yang ditinggal temannya menyuruh pelaku menebasnya dengan parang itu, mungkin karena sudah emosi pelaku langsung menebasnya dengan parang tersebut hingga luka di bagian kepala dan telinga kiri sikorban" beber Andi

Setelah menebasnya, si korban akhirnya kabur mengikuti teman-temannya yang sudah kabur terlebih dahulu, selang beberap waktu kemudian, Kopri dikabarkan warga lainnya sudah meninggal dunia dan di bawa kerumah sakit RSUD Panyabungan untuk di Visum.

"Pelaku sudah kita amankan tadi malam dan beberapa barang bukti, tersangka sudah mengakui semua perbuatannya serta menyesali atas tindakannya yang begitu spontan hingga menewaskan orang lain, pelaku akan kita jerat hukuman ancaman 15 tahun penjara dengan UU perlindungan anak, sedangkan korban hari ini sudah kita kembalikan kepada keluarga untuk dilakuka pemakaman" tandasnya.

Jurnalis: Syah Rangkuti
Editor: Gunadi


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners