Rekomendasi

Geruduk Pemkab Sukoharjo, Ribuan Warga Desak Bupati Tutup PT RUM

Selasa, 27 November 2018 : 14.48
Geruduk Pemkab Sukoharjo, Ribuan Warga Desak Bupati Tutup PT RUM (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)

SUKOHARJO - Aksi demo kembali dilakukan ribuan warga yang mengaku terdampak bau limbah PT Rayon Utama Makmur (RUM) selama masa uji coba produksi dengan mendatangi kantor Pemkab Sukoharjo, Selasa (27/11/2018).

Berangkat dengan menggunakan berbagai sarana alat transportasi seperti, truk, sepeda motor, mobil bak terbuka, dan adapula yang berjalan kaki, mereka berkumpul di titik aksi halaman kantor Setda Sukoharjo.

Pantauan hariankota.com secara bergantian masing - masing perwakilan warga melakukan orasi diatas truk yang digunakan sebagai panggung untuk menyampaikan tuntutannya.

Salah satu warga yang juga pembina Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Sukoharjo, Ari Suwarno mengatakan, aksi demo kali ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap pemerintah daerah yang dinilai gagal melindungi warganya dari ancaman pencemaran lingkungan yang dilakukan PT RUM.

"Kami menuntut kepada Bapak Bupati agar meningkatkan sanksi kepada PT RUM supaya menghentikan produksi. Dengam kata lain dItutup, karena setiap kali  proses uji coba ternyata gagal mengurangi dampak bau limbah yang menggangu lingkungan sekitar," tegasnya.

Menurut Ari, sejak mendapat sanksi administraai berupa penghentian sementara produksi selama 18 bulan, PT RUM tidak pernah melakukan komunikasi dengam warga ketika akan melakukan uji coba mesin pengolah limbahnya.

"Warga sangat awam dengan hal - hal teknis semacam itu. Jadi kami sama sekali belum pernah dilibatkan atau diberi pemahaman tentang seperti apa proses penanganan limbah di dalam pabrik. Yang jelas, kami tahunya pabrik masih mengeluarkan bau menyengat sangat menganggu pernafasan," katanya.

Dengan penjagaan ketat aparat keamanan dari Polres Sukoharjo dibantu Satpol PP Sukoharjo, selain tuntutan menutup pabrik,  peserta aksi juga mendesak bupati untuk mengupayakan pembebasan tujuh warga yang telah dijatuhi hukuman penjara karena dinyatakan bersalah telah merusak fasilitas PT RUM saat aksi demo pada Februari silam.

"Kami minta supaya Bupati membantu membebaskan tujuh aktivis tersebut. Sebagian dari mereka yang sekarang di penjara ini punya tanggung jawab menafkahi keluarga," tandasnya.

Aksi yang dimulai dari pukul 09.00 WIB ini, hingga sekira pukul 13.40 WIB massa, terutama yang laki - laki masih bertahan untuk dapat bertemu dengan bupati guna menyampaikan tuntutan. Hanya saja, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya tak kunjung juga menemui massa.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners