Rekomendasi

Jejak Digital Tak Bisa Dihapus, Harus Bijak Gunakan Internet

Kamis, 08 November 2018 : 21.29
Niken, Sukamta, dan Sembiring saat sampaikan materi (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
YOGYAKARTA - Diera digital saat ini, penggunaan internet sudah menjadi keharusan. Perkembangan teknologi begitu pesat. "Penguasaan teknologi, jadi alat merebut pengaruh dan pasar diera global," kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik KOMINFO, Rosarita Niken Widiastuti, Kamis (8/11/2018).

Hal itu disampaikan saat memberi sambutan dalam forum dialog bertema 'Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Teknologi Digital' di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, siang tadi.

Politisi PKS, Sukamta (Komisi I DPR RI), Drs. Selamatta Sembiring (Dir. Tata Kelola & KKP Kominfo) dan DR. Sunu Wibirawa (Pakar Digital UGM) menjadi pembicara dalam dialog itu.

Niken menyampaikan data penguna internet di Indonesia saat ini mencapai 143 juta orang, dimana 49,5 persen berusia 19-34 tahu. Artinya, generasi milenial saat ini sudah melek teknologi digital.

Ia berpesan agar penguna media sosial harus bijak. Sebab, rekam jejak digital yang sudah dilakukan dalam berselancar ke dunia maya tidak bisa dihapus melalui big data, meski dalam aplikasi bisa dihapus.

"Dalam mencari kerja, bisa dilihat rekam jejak digital untuk mengetahui track record, jadi harus bijak menggunakan internet," pesannya.

Untuk itu, Niken mengajak generasi muda dan siapapun yang memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif. Jangan biasa menyebar berita hoax, menulis status negatif hingga mengakses pornografi dan lainnya.

"Gunakan internet yang memberi manfaat, misal UMKM Go Online dengan mendorong pemasaran secara luas," katanya.

Salah satu pembicara Sukamta mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Namun, dia menyayangkan peran negara belum maksimal terkait melesatnya dunia digital saat ini.

"Negara belum memiliki road map terkait dunia digital, kita perlu aturan, perlindungan, fasilitas yang jelas dalam dunia digital," katanya.

Dunia maya bisa tertata baik asal memiliki syarat yang jelas dalam penggunaannya. Ia memberi contoh terkait keamanan data, perlindungan transaksi e-money, keamanan internet, hingga sistem keamanan bagi pengguna dan penyedia layanan internet.

"Teknologi digital kita sudah lari kencang, sayangnya pemerintah ketinggalan tentang dunia digital," tandasnya.

Penulis: Danang Prabowo

Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners