Rekomendasi

Jelang Pemilu 2019, KPU Jateng Mulai Distribusikan Logistik

Rabu, 21 November 2018 : 18.44
Published by Hariankota
Jelang Pemilu 2019, KPU Jateng Mulai Distribusikan Logistik (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)

SUKOHARJO -Berbagai tahapan mendekati pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, diantaranya distribusi logistik berupa kotak surat suara dan bilik suara, saat ini tengah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah.

Dari keseluruhan distribusi tersebut, sedikitnya 6.994 kotak surat suara, dan 2.694 bilik suara telah diterima oleh KPU Sukoharjo pada, Rabu (21/11/2018).

Logistik dikirim menggunakan 2 truk besar, dan langsung dipindahkan ke gudang KPU Sukoharjo yang berada di Desa Mandan, Kecamatan Sukoharjo Kota.

Kepada hariankota.com, Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda menjelaskan, logistik yang datang diangkut menggunakan 2 truk besar pada hari ini (Rabu-Red) baru sebagian.

"Dari kebutuhan 12.142 kotak suara, hari ini baru dikirim 6.994 kotak suara. Sisanya, 5.148 kotak suara akan dikirim besok,"terangnya usai mengecek penerimaan logistik.

Sementara untuk kebutuhan bilik suara, Nuril mengatakan, pihaknya membutuhkan 9.508 bilik suara. Adapaun dari total kebutuhan itu, saat ini KPU Sukoharjo sudah memiliki 6.891 bilik suara.

"Untuk bilik suara, hari ini sudah dikirim 2.694, dan masih kurang 23 bilik suara lagi. Kekurangannya akan dikirim besuk untuk memenuhi jumlah logistik sesuai yang dibutuhkan," ujarnya.

Sesuai dengan hasil rakor dan petunjuk teknis KPU RI setelah Logisitik datang, maka logistik harus dicek terlebih dulu. Yang pertama kotak suara masih tersegel tiga lapis plastik. Kedua, jumlah logistik harus sesuai dengan permintaan.

"Tadi sudah kami cek bersama Bawaslu, semua sudah sesuai," ujarnya.

Menyinggung jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Nuril menyebut, total di seluruh wilayah Kabupaten Sukoharjo sebanyak 2.402, dari yang sebelumnya berjumlah 2.395 TPS. Ada penambahan 7 TPS.

Penambahan TPS ini merujuk peraturan KPU yang mengatur masing-masing TPS maksimal menampung 300 pemilih. Jika lebih dari 300 pemilih, maka jumlah TPS harus ditambah.

"Ini untuk mengantisipasi molornya waktu pencoblosan, karena pada pemilu (2019-Red) nanti akan memilih 5 elemen, yaitu DPR Kota/Kabupaten, DPR provinsi, DPR RI, DPD, dan Presiden," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Bagya Komang


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More