Rekomendasi

Mengenal Lebih Dekat Paryono yang Kembali ke Panggung Politik

Kamis, 15 November 2018 : 16.44
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Setelah sekian lama tidak muncul dalam hiruk pikuk perpolitikan lokal, Paryono, mantan wakil bupati Karanganyar periode 2008-2013, kini kembali ke panggung politik.

Kali ini, pria yang memulai karir politiknya dari nol tersebut, menjadi calon anggota legislative (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan IV, yang meliputi Kabupaten Sragen, Karanganyar dan Wonogiri.

Wakil ketua DPD PDIP Jawa Tengah tersebut, akan bersaing dengan sejumlah caleg dari internal partai, maupun caleg luar partai.

Kepada hariankota.com, Paryono mengungkapkan, setelah purnatugas sebagai wakil bupati, pria yang pernah menjadi salah satu petugas kebersihan di Setda Karanganyar ini, lebih fokus mengurusi usaha yang selama ini dirintisnya dari bawah.

“Setelah purna dari wakil bupati, saya konsentrasi mengurusi usaha. Bukan berarti saya tidak aktif dari dunia politik. Saya tetap berkiprah di dunia politik dan saat ini, saya masih menjabat sebagai wakil ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Saya juga menjabat sebagai Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Jawa Tengah,” kata Paryono mengawali perbincangan.

Menurut ayah dari lima orang putera-puteri ini, sebagai salah satu kader partai yang telah membesarkan namanya, Paryono mengaku tidak mungkin bisa lepas dari PDI Perjuangan.

Totalitas untuk membesarkan nama partai terus dikumandangkannya. Selama 18 tahun aktif di PDI Perjuangan, hampir sebagian waktunya digunakan untuk membesarkan partai. Selama menjadi kader PDI Perjuangan, Paryono pernah menjadi anggota DPRD dan wakil bupati mendampingi Rina Iriani periode 2008-2013.

“Politik sudah menjadi bagian hidup saya. Saya tidak mungkin lepas dari politik. Politik merupakan sarana bagi saya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” kata dia.

Ketika disinggung mengenai proses pencalegannya sebagai anggota DPR RI melalui Dapil IV Jawa Tengah, suami dari Ria Ayu ini, mengatakan, pencalonan (sebagai caleg, red), merupakan tugas dari partai, dalam hal ini PDI Perjuangan dan ketua umum Megawati Soekarno Putri.

“Sebagai kader, saya menjadi caleg adalah penugasan oleh partai dan ketua umum ibu Megawati. Sebagai masyarakat, tentunya saya ingin berbuat sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Menjadi caleg DPR RI, saya ingin berbuat yang lebih luas lagi, tidak hanya untuk masyarakat Karanganyar, Sragen dan Wonogiri, tapi untuk bangsa dan Negara. Saya ingin menjadi wakil rakyat yang betul-betul menjadi representasi rakyat yang saya wakili,” pungkasnya. (Adv)

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Santi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More