Rekomendasi

Presiden Jokowi Bakal Hadiri Rapimnas Kadin Di Solo

Senin, 26 November 2018 : 19.00
SOLO - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar hajat akbar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2018 dengan mengangkat isu peningkatan ekspor, daya saing industri dan pembangunan ekonomi berkeadilan.

Rapimnas yang dijadwalkan bakal dihadiri Presiden Joko Widodo ini dilaksanakan di Hotel Alila, Solo selama 3 hari, Senin - Rabu (26-28/11/2018) dengan mengambil tema “Meningkatkan Ekspor dan Mendorong Pembangunan Industri yang Berdaya Saing Menuju Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan”.

Ketua Kadin Jawa Tengah (Jateng), Kukrit Suryo Wicaksono saat jumpa pers mengatakan, pihaknya merasa mendapat kehormatan mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan event ini.

"Suatu kehormatan yang luar biasa, karena dalam sejarah Kadin Jateng berdiri, baru kali ini kita (Kadin Jateng) ditunjuk Kadin pusat menyelenggarakan event nasional yang dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo," ungkapnya.

Menurut Kukrit, fokus penyelenggaraan yang dihadiri seluruh pengurus Kadin daerah di Indonesia kali ini tidak hanya pada Rapimnas, tapi juga banyak membuat supporting event dengan menampilkan ciri khas Kota Solo dan Provinsi Jateng.

"Diantaranya Ekspo Batikvaganza menampilkan potensi - potensi batik terbaik Jateng, dan produk UKM Kadin dari seluruh Indonesia dengan maksud supaya kita lebih bisa mencintai, memakai produk unggulan dalam negeri sendiri," katanya.

Sementara, Ketua Umum Kadin, Rosan P. Roeslani, menambahkan dalam Rapimnas ini pihaknya akan menghimpun berbagai usulan dan masukan dari kalangan pelaku usaha dan asosiasi, utamanya bagi sektor usaha yang masuk dalam Daftar Negatif Investasi (DNI).

"Kondisi perekonomian dan internasional saat ini dalam kondisi bercampur," sebutnya.

Di satu sisi diwarnai oleh gambaran yang menjanjikan, seperti pertumbuhan ekonomi yang positif dan stabil pada kisaran 5,1 persen -5,2 persen, tingkat inflasi rendah 3,3 persen -3,6 persen, tingkat suku bunga 5 persen, tingkat pertumbuhan investasi tinggi 7,95 persen.

"Selain itu tingkat konsumsi yang kuat dan surplus neraca perdagangan juga masih baik. Tetapi di sisi lainnya terdapat gambaran yang masih memerlukan perhatian khusus, seperti defisit neraca transaksi berjalan, pertumbuhan ekspor dan pertumbuhan industri manufaktur yang belum kuat," katanya.

Rosan pun menaruh harapan agar pelaksanaan Rapimnas tahun ini, yang merupakan Rapimnas ketiga selama kepengurusannya sebagai Ketua Umum masa bakti 2015-2020 dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah dan meningkatkan kontribusi Kadin dalam membangun Indonesia.

Informasi yang diperoleh  hariankota.comselain Presiden Joko Widodo yang akan hadir pada Rabu (28/11/2018), beberapa menteri dan pejabat terkait juga akan terlibat dalam salah satu sesi diskusi panel, yaitu, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Gubernur Bank Indonesia dan Menko Bidang Perekonomian yang akan memberikan keynote address.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners