Rekomendasi

Sedihnya Wali Kota Padangsidimpuan Saat Jenguk Anak buahnya yang Dibacok

Rabu, 21 November 2018 : 19.08
Published by Hariankota
Sedihnya Wali Kota Padangsidimpuan Saat Jenguk Anak buahnya yang Dibacok (Foto: Idham/hariankota)

PADANGSIDINPUAN - Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution iba melihat kondisi Sekretaris PUPR Kota Padangsidimpuan Zulhendri Lubis yang dirawat di kamar Murai Super VIP RSUD akibat dibacok oleh seorang pemuda di lingkungannya sendiri.

"Saya kaget mendengar berita pembacokan dimana korbannya Sekretaris PUPR Daerah Kota Padangsidimpuan.Saya datang untuk memastikan kondisi Pak Zulhendri saat ini,"tutur Irsan Efendi Nasution dihadapan keluarga Zulhendri Lubis, Rabu (21/11/2018).

Melihat kedatang orang nomor satu di Kota Padangsidimpuan, Zulhendri beserta istri dan anaknya menangis terharu.

Secara bergantian, mereka menceritakan kronologis kejadian kepada Walikota Padangsidimpuan. Kepada korban dan keluarganya, Irsan Efendi Nasution  mengabarkan bahwa pelaku Saleh Pane telah ditangkap dan ditahan di Mapolres Padangsidimpuan.

Menurut Irsan dengan berhasilnya ditangkapnya pelaku, Zulhendri, agar fokus menjalani perobatan saja,tanpa ada rasa was-was dan khawatir.

"Alhamdulillah pelakunya telah ditangkap oleh petugas.Untuk itu saya harap Bapak fokus saja untuk berobat,jangan berpikir yang lain-lain mudah-mudahan cepat sembuh"ujar Irsan Efendi kepada Zulhendri Lubis.

Baca Juga:

Ngecek Kaca Jendela Rumah Pecah, Pejabat di Padangsidimpuan Malah Dibacok Seorang Pemuda

Dihadapan Irsan, Desmi Hariani, istri dari Hendri dengan mimik sedih bercerita bagaimana kondisi suaminya pasca dibacok oleh tersangka.

Dimana pada saat dokter menjahit luka suaminya butuh waktu dua jam dan pada saat itu suaminya dalam keadaan tidak sadar.

"Saya sangat cemas, karena Bapak tidak sadar dan butuh 2 jam bagi dokter untuk menjahit lukanya. Ada 33 jahitan semuanya, 12 di kulit dalam dan 21 di kulit luar," kata istri korban.

Mendengar istri Zulhendri bercerita Irsan sangat sedih dan meneteskan air mata, sambil melihat kondisi korban yang terbujur di tempat tidur.

"Saya minta Pak Zulhendri dan keluarga bersabar atas musibah ini. Proses hukum terhadap pelaku kita serahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum. Bapak harus fokus berobat," kata Irsan sembari menyebut sudah menghubungi Direktur Rumah Sakit terkait pengobatan korban.


Kontributor: Idham Halid Siregar
Editor: Burhanuddin


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More