Rekomendasi

Sidak Edupark DPRD Beri Deadline Penataan SDM Sampai Akhir 2018

Selasa, 06 November 2018 : 19.13
Sidak Edupark DPRD Beri Deadline Penataan SDM Sampai Akhir 2018 (Foto: Iwan Iswanda/hariankota)
KARANGANYAR - Komisi B DPRD Karanganyar memberikan tenggat waktu kepada Direktur utama (Dirut) PUD Aneka Usaha yang baru untuk menuntaskan perombakan managemen dan sumber daya manusia (SDM) di perusahaan milik Pemkab Karanganyar tersebut, hingga akhir tahun 2018.

Penegasan tersebut disampaikan ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Tony Hatmoko, kepada hariankota.com serta awak media lain, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi wisata Edupark, Selasa (06/11/2018).

Menurut Tony, tugas Dirut baru PUD Aneka Usaha, Untung Sriyanto yang baru satu minggu dilantik bupati, sangat berat. Dalam pertemuan tertutup yang dihadiri Dirut serta bagian sumber daya manusia tersebut, Komisi B DPRD Karanganyar menekankan tiga hal penting yang harus segera dibenahi.

Ketiga hal tersebut masing-masing, seleksi ulang karyawan yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen, pembenahan manajemen keuangan dan SDM, serta menyelesaikan keluhan pengunjung tentang air di kolam renang Intan Pari, paling lambat akhir bulan November 2018 ini.

“Kami berikan waktu hingga akhir tahun ini, seluruh proses perombakan managemen harus dituntaskan. Kami tidak ingin mendengar lagi kalau PUD Aneka Usaha ini mengalami kerugian,” kata Tony, Selasa (06/2018).

Sedangkan mengenai kerugiaan yang dialami oleh perusahaan sebesar Rp 360 juta tahun 2017 lalu, Tony menegaskan, harus dipertanggngjawabkan. “Soal kerugian, harus tetap dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ditambahkan Tony, saat ini, seluruh aset Edupark, Tony masih milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR).

Serah terima aset dari DPUPR ke PUD Aneka Usaha belum dilakukan karena persoalan perda investasi. Untuk itu, lanjut Tony, Pemkab harus merevisi perda investasi.

"Aset Edupark sampai sekarang belum diserahkan dari PUPR kepada PUD Aneka Usaha, karena terganjal perda. Perda membatasi nilai aset Rp15 miliar padahal nilai aset Edupark lebih dari Rp15 miliar. Karena aset belum diserahkan maka PUD Aneka Usaha belum bisa bekerja secara maksimal,” tandasnya.

Sementara itu, Dirut PUD Aneka Usaha, Untung Sriyanto, mengatakan, segera laksanakan pembenahan seluruh bagian sumber daya manusia. Sesuai dengan yang ditergetkan, lanjut Untung, perombakan managemen ini harus selesai akhir tahun 2018.

“Saya akan fokus pada pembenahan sumber daya manusia. Semua harus dirombak. Akan diadakan penerimaan karyawan ulang oleh pihak ketiga. Dari hasil seleksi tersebut, akan diketahui kemampuan masing-masing karyawan,” jelasnya.

Penulis: Iwan Iswanda
Editor: Rahayu

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners