Rekomendasi

Tingkatkan Popularitas, Perindo Sasar Komunitas Difabel Dan UMKM

Jumat, 30 November 2018 : 10.17

SUKOHARJO - Sebagai partai politik (parpol) baru, Perindo terus berupaya  meningkatkan popularitas dari nol guna memaksimalkan perolehan suara pada Pemilu Serentak yang akan digelar pada April 2019 mendatang.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah mencari simpati dan dukungan dari kalangan komunitas, seperti komunitas difabel, dan komunitas pedagang keliling atau biasa dikenal dengan sebutan asongan.

Seperti halnya yang dilakukan di Sukoharjo, ratusan warga perwakilan komunitas difabel dan pedagang keliling melakukan pertemuan dengan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Sukoharjo beserta para calegnya, baik tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun tingkat pusat.

Pengurus Perindo optimis dapat meraih simpati di Kota Makmur dengan dukungan komunitas difabel, dan  pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), meski bertarung di kandang banteng (PDI Perjuangan).

“Sesuai dengan visi misi partai yang sejak awal peduli dengan rakyat kecil, kami juga rangkul komunitas pedagang, difabel dan pelaku UMKM lainnya.” kata Henry Indraguna, salah satu Caleg DPR RI dari Partai Perindo dapil V Jateng, yang hadir dalam pertemuan.

Sebagai seorang caleg yang baru kali pertama terjun di kancah politik, Henry yang berasal dari kalangan advokat ini mengaku tidak berani menjanjikan banyak hal, apalagi menyinggung soal money politik.

"Sekarang ini Bawaslu sangat ketat mengawasi pergerakan para caleg dan parpol. Namun diluar itu, saya pribadi siap membantu kepada siapapun sepanjang itu tidak melanggar aturan. Saya siap menjadi bapak angkat warga difabel dan pedagang kecil," ujarnya 

Sementara, Wakil Sekretaris DPD Partai Perindo Sukoharjo, Daryono kepada hariankota.com mengatakan, sejak awal partainya berdiri memang lebih memilih berdekatan dengan sejumlah komunitas, diantaranya dengan komunitas difabel dan pedagang kecil.

"Karena di sini (Sukoharjo) terkenal merah (PDIP) maka kami fokus menyasar komunitas - komunitas diluar parpol. Seperti masyarakat difabel dan komunitas Pepeling," paparnya.

Daryono pun menyebut dengan dukungan komunitas - komunitas tersebut, dalam perebutan kursi DPRD kabupaten / kota pada Pemilu 2019 nanti, pihaknya mematok target 1 kursi dalam setiap dapil, atau 5 kursi DPRD, sesuai pembagian dapil di Sukoharjo.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Bagya Komang


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners