Rekomendasi

Warga dan Polisi Gunakan Peledak Tradisional Untuk Mengusir Harimau

Sabtu, 24 November 2018 : 17.00

KARANGANYAR - Aparat Kepolisian sektor (Polsek) Jatiyoso melakukan penelusuran jejak harimau yang memangsa hewan ternak warga Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (23/11/2108) siang. Dari hasil penelusuran tersebut, hewan buas tersebut, berasal dari hutan yang tidak jauh dari pemukiman warga.

Kapolres karanganayar, AKBP Henik Maryanto, melalui Kapolsek Jatiyoso, Iptu Subarkah, kepada  hariankota.com serta awak media lain, mengatakan, pengecekan itu dilakukan untuk mengambil langkah agar harimau yang telah memangsa 24 ekor kambing milik warga tidak kembali memasukui perkampungan.

“ Kita hanya sekedar melakukan pengecekan. Kalau untuk memburu apalagi membunuh harimau tersebut, jelas tidak mungkin. Karena harimau ini hewan yang dilindungi,” kata Kapolsek, Sabtu  (24/11/2018).

Dijelaskan Kapolsek, pada hari Jumat (23/11/2018) malam,  aparat kepolisian bersama Koramil Jatiyoso,  melakukan patroli untuk membantu penjagaan di lingkungan Dusun Gondang Ketel, Desa Wonorejo, untuk mengusir macan tutul jawa yang semakin meresahkan warga.

“ Kami menambah personil  untuk membantu penjagaan di lingkungan Dusun Gondang Ketel untuk  menghalau macan tutul jawa Lereng Lawu yang meresahkan warga.Strategi yang kami gunakan dengan  membunyikan suara ledakan tradisional, seperti meriam bumbung untuk mencegah agar macan tidak lagi menyerang ternak warga,” ujarnya.

Dijelaskannya, pada saat patroli, warga bersama aparat kepolisian dan Koramil Jatiyoso, mendengar suara  raungan macan yang berasal dari balik tebing yang berada di ujung perkampungan penduduk.

“ Kami sempat mendengar suara raungan macan dari balik tebing. Untuk itu,  kami meminta kepada masyarakat untuk tetap meningkaykan kewaspdaan dan tetap melakukan patroli,” tandasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi



Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners