Rekomendasi

Bogor Serius Bangun Jalur Pendestrian Nyaman dan Nyaman

Sabtu, 08 Desember 2018 : 19.13
BOGOR – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto tampaknya tak main-main dalam menyediakan fasilitas untuk pejalan kaki.

Salah satunya di lingkar Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor yang juga berada di ruas jalan sistem satu arah (SSA) meliputi Jalan Ir H Juanda, Jalak Harupat, Pajajaran, dan Otista.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memaparkan fasilitas publik sepanjang 4,2 kilometer itu bisa dijadikan sebagai objek wisata baru di tengah Kota Bogor dan sarana olahraga yang menarik.

”Ini trek yang sangat pas untuk berolahraga dengan cuacanya yang nyaman,” ungkap Bima Arya seusai meresmikan penggunaan fasilitas jalur pedestrian tersebut di ruas Jalan Pajajaran.

Selain dapat difungsikan untuk para pedestrian (pejalan kaki), jalur ini juga memang cocok dimanfaatkan untuk berlari dan bersepeda, bahkan untuk warga difabel sebab jalur pedestrian ini memang sudah dilengkapi jalur khusus pesepeda dan para difabel.

Tak heran jika Bima mengajak para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor untuk ikut menikmatinya.

”Warga dari luar Kota Bogor silakan untuk datang dan bermalam, kemudian nanti bisa menikmati fasilitas jalur pedestrian ini di lingkar Istana dan Kebun Raya Bogor,” katanya. Namun, sejumlah warga Kota Bogor ada yang mengeluhkan fasilitas jalur pedestrian dan sepeda yang baru saja diresmikan tersebut.

”Memang enak trotoar lebar dan bersih, tapi kalau diamati, ubin yang dipasangnya tidak rapi, bahkan saat saya bersepeda beberapa kali terdengar dan merasakan ubin yang longgar,” ungkap Rosdiana, 26, warga Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, saat ditemui di jalur pedestrian kawasan Lawang Salapan dan Tugu Kujang.

Hal senada diungkapkan Sukarman, 38, warga Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor. Karyawan swasta ini mempertanyakan fasilitas jalur pedestrian yang dikerjakan asal-asalan dan masih banyak kekurangan.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip mengakui hasil pekerjaan proyek jalur pedestrian dan sepeda di lingkar KRB dan Istana Bogor ini kurang memuaskan.

”Dua hari sebelum diresmikan, saya keliling melihat jalur pedestrian dan sepeda, ternyata masih ada beberapa titik di jalur pedestrian yang harus diperbaiki lagi. Ini belum 100%, masih banyak yang memerlukan perbaikan,” ucap Ade.

Rasa kurang puas terkait hasil pembangunan jalur pedestrian, menurut Ade, di antaranya ketidaksesuain spek pada segel. Pihaknya berharap pelaksana proyek segera memaksimalkan waktu 50 hari sebagai masa pemeliharaan.

Jurnalis: Septyantoro
Editor: Jumali


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners