Rekomendasi

Kajari Karanganyar: Pelaksanaan Proyek Pertengahan Tahun, Rentan Penyimpangan

Selasa, 11 Desember 2018 : 16.36
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Menganggarkan dan melaksanakan berbagai pembangunan infrastruktur di pertengahan tahun , dinilai sangat rentan terhadap terjadinya penyimpangan.

Dengan jangka waktu pekerjaan yang sangat singkat dan hanya mengejar  target penyelesaian, akan berakibat pembangunan infrastruktur tersebut tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Hal tersebut dikatakan Kepala kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo, kepada hariankota.comSelasa (11/12/2018).

Menurut Suhartoyo, proyek yang dikerjakan di pertengahan tahun anggaran, terutama untuk proyek besar, dibutuhkan waktu yang cukup panjang.

Tapi karena dianggarkan dan dikerjakan pertengahan tahun, lanjutnya, maka proses pengerjaannya dilakukan dengan sistem kebut semalam.

Yang pada akhirnya, akan berdampak pada kulitas proyek. Selama ini, lanjutnya, sering dijumpai mundurnya pengerjaan proyek  dengan berbagai alasan. Jika sks ini terus dibudayakan akan berdampak pada kualitas yang tidak sesuai dengan yang rencanakan.

“ Menganggarkan dan mengerjakan proyek di pertengahan tahun sangat rentan terjadinya perbuatan korupsi. Karena harus berpacu dengan waktu. Akibatnya, proyek yang  dikerjakan dengan sistem kebut semalam ini, akan berdampak pada kualitas proyek. Disitulah terjadi penyimpangan.  Kalau memang pembangunan itu sudah direncanakan, awal tahun, anggaran itu sudah diserahkan, sehingga  bisa dilelang dan dilaksanakan,” tegasnya.

Ke depan, tambah Kajari, untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyimpangan, maka seluruh pekerjaan proyek harus dilakukan di awal tahun.

Disisi lain, Kajari juga mengungkapkan, mengenai laporan dari masyarakat tentang terjadinya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan, baik oleh kepala desa maupun intsansi lain.

Menyikapi laporan masyarakat ini, menurut Kajari, pihaknya tidak serta merta langsung melakukan justifikasi.

“ Kan ada mekanaismenya. Kita klarfikiasi dulu. Kita juga tidak serta merta bertindak tanpa adanya bukti yang kuat,” jelasnya.

Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Gunadi


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More