Rekomendasi

Kurang Dari 10 Jam, Polisi Ringkus Pembunuh Perempuan Di Tengah Ladang

Senin, 03 Desember 2018 : 14.17
Kurang Dari 10 Jam, Polisi Ringkus Pembunuh Perempuan Di Tengah Ladang (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)

BOYOLALI - Kerja keras Tim Sapu Jagad Satreskrim Polres Boyolali membuahkan hasil. Tak lebih dari 10 jam, tersangka pembunuh perempuan bernama Eka Rahma Apriliyanti Ifada (24) yang jasadnya ditemukan warga tergeletak di tengah ladang Kampung Gatak, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (2/12/218) kemarin, berhasil diringkus dengan satu tembakan di betis kaki kanan.

Dengan jalan tertatih - tatih dipanggul petugas, tersangka bernama Fajar Sigit Santosa alias Kenyung (19) warga Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo ini sambil menahan rasa sakit dihadirkan saat gelar perkara di Mapolres Boyolali, Senin (3/12/2018).

Kepada hariankota.com, Kapolres Boyolali, AKBP, Aries Andi mengungkapan, korban dengan tersangka selama ini merupakan rekan kerja di Toko Besi, Kartika Steel yang beralamat di Winong, Boyolali.

Dari hasil pemeriksaan, didapat pengakuan motif pembunuhan semula dilatari sakit hati lantaran korban yang merupakan warga Dusun Ngadigunung RT 05 / RW 02, Desa/ Kecamatan Windusari, Magelang ini menagih hutang atas uang sebanyak Rp 400 ribu yang dipinjam tersangka.

Tak hanya membunuh dengan cara membekap mulut korban hingga kehabisan nafas. Tersangka yang sudah kalap ini, juga menggagahi korban saat lemas tak berdaya tergelak ditengah ladang sebanyak satu kali.

Dituturkan Kapolres, kasus ini berhasil diungkap setelah identitas korban diketahui dari hasil autopsi di rumah sakit, yang kemudian mengarah ke tempat kos korban. Selain meminta keterangan teman - teman sesama penghuni kos, polisi juga memerikasa rekaman CCTV di tempat kos tersebut.

"Awalnya tersangka mengajak korban jalan - jalan nongkrong di alun - alun dengan berboncengan sepeda motor. Pada saat nongkrong, tersangka juga minum minuman beralkohol, " kata Kapolres.

Ditempat nongkrong itulah, menurut pengakuan tersangka, korban menyinggung persoalan hutang hingga membuat tersangka sakit hati.

"Karena sudah mendekati jam 12 malam, tersangka kemudian mengajak korban untuk pulang. Namun, korban curiga dengan jalur jalan yang dilewati bukan jalan biasa. Oleh tersangka dijawab, untuk menghindari razia petugas,"terang Kapolres.

Tepat di lokasi kejadian, tersangka sambil masih memboncengkan korban berpura - pura menjatuhkan sepeda motornya dan begitu terjatuh berdua, mulut korban lantas dibekap tersangka hingga kehabisan nafas.

"Sadisnya, disaat korban lemas karena kehabisan nafas, tersangka timbul niat memperkosa, dan setelah itu ditinggal pergi begitu saja, hingga akhirnya ditemukan warga keesokan harinya," kata Kapolres.

Dalam mengungkap kasus ini, bersama tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor matic nopol, AD 3953 NW, 1 helm, 1 jaket jeans hitam, 1 pasang sepatu pria, 1 kaos, 1 celana jeans, 3 buah hape, 1 baju korban beserta 1 kerudung warna merah, juga termasuk 1 celana dalam milik korban yang penuh bercak darah.

Atas perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis tentang pembunuhan berencana yakni, pasal 340 KUHP, dan atau pasala 338 KUHP, dan atau 365 ayat (3) KUHP Jo 285 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners