Rekomendasi

Ngaku Polisi, Perampok Bermobil Mewah Satroni Rumah di Denpasar

Selasa, 25 Desember 2018 : 09.48
Published by Hariankota
Ngaku Polisi, Perampok Bermobil Mewah Satroni Rumah di Denpasar (Foto: Kurniawan/hariankota)
DENPASAR - Aksi perampokan siang bolong terjadi di Denpasar. Sebuah rumah yang berada di jalan Badak Agung XVII no. 3A Denpasar Timur menjadi sasaran perampok. Informasi diperoleh di lapangan, kawanan perampok itu menyatroni rumah milik Ahmad Alkatiri (65) dengan mengendarai mobil mewah.

Untuk memperlancarkan aksinya, kawanan perampok itupun melumpuhkan penjaga rumah, Ketut Waridana (48). Dari keterangan penjaga rumah, Ketut, pelakunya 2 orang, berpenampilan rapi, dan informasinya mengendarai mobil Toyota Fortuner putih.

Menurut Ketut Waridana saat diperiksa petugas, selain jaga rumah, dia juga sebagai sopir. Sebelum kejadian, pukul 10.30 Wita dia ke Pasar Kereneng untuk membeli lauk.

Sebelum meninggalkan rumah, dia mengunci pintu rumah karena majikannya ke luar kota. Sekitar satu jam kemudian dia balik ke TKP dan melihat pintu gerbang rumah masih dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci.

Pasalnya kunci gembok gerbang sudah dibuka. Selain itu dia melihat ada mobil Fortuner putih parkir depan rumah. “Awalnya korban mengira ada keluarga pemilik rumah yang datang,” kata sumber.

Namun saat pria asal Singaraja ini masuk ke rumah, melihat pelaku sudah ada di dalam. Barang-barang yang ada di 2 kamar sisi timur berantakan dan pintu brankas tercongkel. Pelaku langsung menangkap korban, lalu mengikat kedua tangan, kaki, mulut, serta menutup kepalanya menggunakan kain yang ada di TKP. Korban lalu disekap di salah satu kamar.

“Sebelum mengikat dan menyekap korban, pelaku sempat mengaku anggota kepolisian yang sedang menggeledah kasus narkoba,” ujarnya.

Setelah pelaku pergi, korban berusaha melepaskan ikatan tersebut. Setelah berhasil, dia minta tolong dan melaporkan kejadian itu ke Polsubsektor Renon. Kapolsek Dentim AKP Nyoman Karang Adiputra saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan

Jurnalis: Made Sugandha
Editor: Akbar Nugraha

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More