Rekomendasi

Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan, Jaga Keutuhan Dan Kesatuan Bangsa

Senin, 10 Desember 2018 : 20.01
Published by Hariankota
KARANGANYAR - Anggot MPR RI, Laila Istiana menyatakan  pentingnya penguatan wawasan kebangsaan, bagi para kader partai politik (parpol).

Pentingnya pemahaman kebangsaan bagi kader parpol ini bertujuan gar kader partai politik lebih memahami tugas politknya, yakni ikut berperan aktif dalam menciptakan tujuan proklamasi kemerdekaan, menjadi pilar utama menjaga Nilai nilai luhur Psncasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, memiliki pemahaman yg komplit tentang prinsip dasar kehifupan berbangsa dan bernegara.

Dengan pemahaman kebangsaan ini, maka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan  terus terjaga.

Hal tersebut dikatakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan yang berlangsung di aula IPHI Karanganyar.

Menurut Laila, Keragaman dan kemajemukan suku, budaya dan agama merupakan salah satu alasan mengapa penguatan wawasan kebangsaan menjadi penting bagi Bangsa Indonesia.

“ Pondasi kebangsaan yang didasarkan atas kemajemukan yang  telah dibangun oleh para pendiri bangsa, kini dihadapkan pada kenyataan euphoria demokrasi yang cenderung bergerak semakin menjauh dari nilai-nilai luhur Pancasila sebagai jati diri bangsa,” jelas Laila Istiana.

Diungkapkannya, tanpa disadari, kehidupan demokrasi yang dikembangkan generasi penerus bangsa, telah menafikan semangat kegotong-royongan sebagai jiwa dan karakter bangsa Indonesia sesungguhnya.

Proses demokrasi yang sedang kita jalani saat ini, semakin melemahkan nilai-nilai dan jatidiri bangsa yang berujung pada pengingkaran terhadap komitmen para pendahulu bangsa untuk bersatu sebagai entitas bangsa yang merdeka dan berdaulat dengan berbagai perbedaan dan kemajemukannya.

“ Kita harus jujur mengakui, demokrasi yang sehat, beretika, bermartabat, dan berbudaya serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, namun hal itu masih sebatas harapan yang harus terus diperjuangkan untuk diwujudkan, salah satunya melalui sosialisasi empat pilar ini,” ujarnya.

Laila menambahkan, arus globalisasi mempengaruhi nilai-nilai kebangsaan saat ini, namun dengan penguatan wawasan kebangsaan bisa dipilah mana nilai-nilai yang mampu memberikan kemajuan bagi bangsa Indonesia ke depannya.

“ Jiwa nasionalisme bangsa Indonesia terus mengalami penurunan, oleh karena itu Pancasila dan UUD 1945 dikembalikan dan sebenar-benarnya dapat diamalkan,” pungkasnya. (Adv)


Jurnalis: Iwan Iswanda
Editor: Santi


Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More