Rekomendasi

Prediksi Terjadi Lonjakan Penumpang Natal dan Tahun Baru, Dirut PT KAI Minta Tiap Daop Antisipasi Titik Rawan Longsor

Kamis, 13 Desember 2018 : 15.59
Published by Hariankota
Prediksi Terjadi Lonjakan Penumpang Saat Natal dan Tahun Baru, Dirut PT KAI Minta Tiap Daop Antisipasi Titik Rawan Longsor (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
SOLO - Guna mendukung kelancaran pelaksanaan angkutan menyambut Natal dan Tahun Baru 2019, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero telah telah menyiapkan sarana, prasarana, dan Sumber Daya Manusia (SDM) di masing - masing daerah operasional (Daop).

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT KAI Persero, Edi Sukmoro saat melakukan inspeksi di Stasiun Solo Balapan, Kota Solo, Kamis (13/12/2018).

"Inspeksi dilakukan untuk upaya kelancaran masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019. Kami prediksi pada angkutan tahun ini jumlah penumpang akan meningkat drastis dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," katanya.

Didampingi Kepala Daop 6 Yogyakarta Eko Purwanto dan jajarannya, pada kesempatan itu, Edi meminta masing-masing Daop melakukan antisipasi pada titik-titik rawan perjalanan KA, khusus yang berpotensi terjadi longsor.

"Walaupun memang di wilayah Daop VI Yogyakarta dan Jawa Tengah memang tak sebanyak di daerah Jawa Barat yang sering terjadi longsor. Selain itu, juga penjagaan di perlintasan sebidang," ujarnya.

Untuk antisipasi titik-titik rawan, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) terus mengupayakan agar perlintasan sebidang ditiadakan. "Antara lain di Manahan itu, flyover, jadi tidak ada crossing lagi nanti, karena hal tersebut berbahaya," katanya.

Informasi yang diperoleh hariankota.com, untuk tahun ini masa angkutan Natal dan Tahun Baru ditetapkan selama 18 hari, yakni, mulai tanggal 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Selama masa angkutan tersebut, dijanjikan seluruh pegawai KAI akan maksimal membantu kelancaran pelayanan di stasiun-stasiun dan tidak diperkenankan mengambil cuti tahun baru.

Guna menjamin kenyamanan dan keamanan, PT KAI juga menyiapkan 6.172 personel keamanan yang terdiri dari 1.332 personel Polsuska, 3.876 personel security, dan bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 950 personel termasuk K-9.

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More