Rekomendasi

Proyek Tambal Sulam Jalinsum Mandailing Natal Menimbulkan Pengandara Bermotor Menjadi Korban

Senin, 03 Desember 2018 : 18.19
Proyek Tambal Sulam Jalinsum Mandailing Natal Menimbulkan Pengandara Bermotor Menjadi Korban (Foto: Syah Rangkuti/hariankota)
MANDAILING NATAL - Banyak pengandara sepeda motor kecelekaan akibat Proyek tambal sulam Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara, disepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), terkesan seperti  dibiarkan sehingga mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

Fauzan (21), warga Desa Huraba II Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, salah satu korban kecelakaan saat melintasi jalan yang sedang di perbaiki oleh Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara.

"Tadi malam tepatnya di depan rumah saya, Fauzan Warga Desa Huraba II yang kecelakaan sehingga mengakibatkan badannya lecet, tangan kanannya di jahit bahkan dagunyapun ikut jahit karena kecelakaan tunggal di jalan berlobang yang sedang di perbaiki itu," kata Sutan Nomba Lubis (45), warga Desa Huta Puli, kecamatan Siabu, kabupaten Madina kepada hariankota.com, Senin (3/12/2018).

Hal ini terlihat dari banyaknya lubang bekas pengorekan badan jalan yang rusak, dibiarkan menganga bagaikan jebakan maut yang siap menanti mangsa ditengah jalan, karena sudah hampir sebulan usai dilakukan pengorekan hingga berita ini di buat, belum ada tanda-tanda akan segera di tutup/diaspal kembali.

Selain itu, ada 3 kendaraan kecelakaan tunggal lainnya di lokasi perbaikan jalan tambal sulam Jalinsum tersebut yakni di kelurahan simangambat kecmatan Siabu kabupaten Madina,

"Bukan di depan rumah saya saja yangbkecelakaan akibat lobang yang di galiboleh petugas perbaikan jalinsum itu, ada 3 kendaraan lain yang kecelakaan di kelurahan simangambat tadi malam juga kejadiannya" tambahnya

Terpisah, Maradotang (40), salah seorang warga Desa Huraba Kecamatan Siabu kabupaten Madina, setiap hari melintasi jalan ini, mengaku sangat menyesalkan proyek tambal sulam ini, karena dianggap lamban dan tidak memperdulikan keselamatan para pengendara.

"Sudah berapa lama jalan ini dikorek namun tidak juga diaspal, pihak proyek dianggap lamban dan mengabaikan keselamatan warga yang melintas, kenapa setelah dikorek tidak langsung diaspal dan dibiarkan berlarut-larut", ucapnya dengsn kesal

Sementara itu dari keterangan beberapa warga, akibat lubang bekas korekan ini banyak mengakibatkan kecelakaan, walaupun belum terdengar adanya korban jiwa atau meninggal, namun akibat kecelakaan ini sangat merugikan warga, dimana banyak warga yang terjatuh sehingga mengalami luka dan kerusakan pada kendaraan.

"Beberapa waktu lalu saya pulang malam dari arah Kota Padangsidimpuan, menuju arah ke Panyabungan, tepatnya di dess Huta Puli Motor seorang pengandara masuk lubang bekas korekan proyek ini, alhasil ia terjatuh dan mengalami luka parah, jadi pihak keluarga korban tersebut ingin melaporkan dinas terkait yang diduga sudah membiarkan lobang proyeknya menelan korban" timpalnya

Dari pantauan hariankota.com, di sekitar lokasi Jalinsum Medan-Padang, hampir disepanjang jalan di kawasan kecamatan Siabu, Madina, ditemukan lubang menganga ditengah jalan dengan kedalaman berfariasi, tentunya hal ini sangat membahayakan para pengguna jalan, dimana jalan ini selalu ramai dan padat kendaraan setiap harinya, karena jalan ini merupakan jalan Nasional Lintas Sumatera.

Jurnalis: Syah Rangkuti
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners