Rekomendasi

Sterilisasi Jelang Perayaan Tahun Baru, Satpol PP Sukoharjo Sita Ratusan Botol Mihol Oplosan

Sabtu, 29 Desember 2018 : 20.49
SUKOHARJO - Menghadapi perayaan malam pergantian tahun, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) di wilayah yang diduga sebagai tempat penjualan minuman beralkohol (mihol).

Seperti disampaikan Kepala Satpol PP Sukoharjo, Heru Indarjo, dari hasil operasi pekat khususnya peredaran mihol di wilayah Kecamatan Mojolaban, pada Jum'at (28/12/2018) malam, pihaknya dapat mengamankan ratusan botol mihol berbagai merk.

"Jumlahnya 889 botol. Selain mihol produksi lokal yang hendak dikirim ke luar daerah, kami juga menemukan mihol oplosan yang sudah dikemas dalam botol berlabel merk ternama. Mihol - mihol sitaan ini hasil operasi di dua lokasi," terangnya.

Kepada hariankota.com, Heru menjelaskan, diantara jenis mihol yang berhasil disita adalah mihol "Ciu Klutuk", buatan lokal, terbuat dari hasil fermentasi buah pisang berbiji atau biasa disebut pisang kluthuk, yang dicampur dengan ciu (cairan alkohol produksi lokal Sukoharjo).

"Untuk pemasaran mihol oplosan rencananya akan diedarkan ke wilayah Muntilan dan juga Jawa Timur," kata Heru.

Adapun mihol yang disita berdasarkan merk dalam botolnya yakni, 396 botol Vodka, 122 botol mihol oplosan berwarna coklat, 65 botol Prost Bir, 19 botol Bir Bintang, 5 botol Guinnes, 96 botol sedang Wisky, dan 22 botol besar Wisky.

"Sedangkan untuk jumlah Ciu Klutuk ada 80 botol, dan ciu biasa 84 botol," terang Heru. Banyaknya mihol yang disita dalam semalam ini disebutkan Heru, semula penyitaan dilakukan hanya di satu titik lokasi, namun oleh anggota dilapangan kemudian berkembang ke lokasi lain.

"Operasi dilakukan dalam rangka menghadapi perayaan Tahun Baru 2019 atas instruksi Bupati, Kapolres, dan juga Dandim," sebutnya. Rencananya, operasi serupa menjelang Tahun Baru ini, Satpol PP Sukoharjo akan terus melakukan operasi peredaran mihol dengan menyisir beberapa kecamatan yang ada di Sukoharjo.

Adapun sanksi hukum terhadap pengedar maupun pengoplos mihol, Heru mengatakan, sesuai aturan yang ada mereka tetap diproses. Jika mihol oplosan dikemas dengan merk tertentu, maka masuk ranah pidana pemalsuan. “Untuk pemiliknya tentu tetap kami proses sesuai aturan perda yang ada,” pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Bagikan :

Video Amatir Hujan Deras Pemukiman Warga di Lereng Candi Cetho Terkena Limpahan Air

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Read More

Our Partners