Rekomendasi

Tergerus Hujan, Lereng Ruas Tol Salatiga - Boyolali KM 489 Longsor

Rabu, 26 Desember 2018 : 20.31
Published by Hariankota
Tergerus Hujan, Lereng Ruas Tol Salatiga - Boyolali KM 489 Longsor (Foto: Sapto Nugroho/hariankota)
BOYOLALI - Hujan yang mengguyur wilayah Boyolali dan sekitarnya beberapa hari terakhir telah mengakibatkan tanah lereng talud di ruas tol Salatiga-Kartasura tepatnya Kilometer 489, masuk Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Boyolali, longsor karena tergerus hujan, Rabu (26/12/2018).

Informasi yang didapat hariankota.com, panjang lereng talud penahan jalan tol yang mengalami longsor sekira 20 meter. Hal itu dibenarkan Direktur PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) David Wiyatno saat dikonfirmasi oleh awak media.

"Talud yang tergerus air sepanjang 20 meter. Talut tersebut sebenarnya masih dalam pengerjaan. Namun karena jalan tol difungsikan untuk libur Natal dan Tahun Baru dan volume lalu lintas semakin banyak, ada perintah agar semua pekerjaan dihentikan dulu," jelasnya.

Menurut David, lereng talud tergerus air hujan karena saluran gendong belum sempurna. Meski begitu, pengguna jalan tol masih tetap bisa melintas, mengingat trafficnya (lalu lintas) tinggi. "Untuk sementara, (pengerjaan perbaikan talud -Red) kami hentikan dulu," ujarnya.

Secara umum kondisi badan jalan masih utuh, hanya saja akibat lereng yang tergerus air, pagar pembatasnya (Guard Rail-Red) melengkung turun. "Jadi bukan ambrol atau ambles. Badan jalan masih utuh hanya lerengnya saja yang tergerus," terangnya.

David pun menjamin kelancaran para pengguna jalan tol ruas Salatiga- Kartasura yang baru difungsikan sejak tanggal 21 Desember 2018 ini. Termasuk saat Tahun Baru nanti. "Kami sudah memasang rambu-rambu di lokasi. Jadi, pengguna jalan tidak perlu khawatir, karena struktur perkerasan jalan tidak terganggu," pungkasnya.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More