Rekomendasi

Tragedi 31 Pekerja Proyek Di Papua, DSKS Desak Pemerintah Bersikap Tegas

Senin, 10 Desember 2018 : 16.09
Published by Hariankota
SUKOHARJO - Kasus tewasnya 31 warga sipil pekerja proyek jembatan di Nduga, Papua yang dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah memantik kecaman keras berbagai tokoh dan masyarakat di tanah air.

Kecaman itu salah satunya datang dari Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) melalui rilis yang disampaikan Endro Sudarsono, Divisi Humas dan Keorganisasian, Senin (10/12/2018)

Kepada hariankota.com, Endro menyampaikan, sikap ini diputuskan usai Musyawarah Kerja (Musyker) selama dua hari di Masjid Iska, Mayang, Gatak, Sukoharjo, Sabtu - Minggu (8-9/12/2018) kemarin.

DSKS mendesak pemerintah mengambil langkah tegas terhadap kelompok yang diduga merupakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) ini, dimana secara nyata, mereka telah merongrong kedaulatan negara.

"Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Ini tidak boleh dibiarkan," kata Endro yang terpilih sebagai pengurus baru DSKS periode 2019 - 2022.

Ada 2 poin pernyataan sikap DSKS pimpinan Ustad Muinnudinillah Basri ini yang disebutkan Endro yakni, pertama, wajib bagi pemerintah untuk menumpas pemberontak yang telah melakukan tindakan terorisme secara biadab.

“Kedua, kami mengecam kelambanan dan ketidaktegasan pemerintah dalam menangani teroris papua, sementara gesit menangani tertuduh teroris dari kaum muslimin,” pungkasnya

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Share this Article :

Berita Terbaru

Read More