Rekomendasi

Ungkap Sukur, Pecinta Sriwedari Gelar Fragmen Umbul Donga

Sabtu, 22 Desember 2018 : 13.34
Published by Hariankota
SOLO - Sekira seribuan warga Kota Solo yang terhimpun dalam wadah Paguyuban Warga Surakarta Pecinta Sriwedari (PWSPS) menggelar kegiatan seni bernuansa budaya Jawa dengan tajuk "Umbul Donga"( mata air do'a) di Joglo Sriwedari, Jum'at (21/12/2018) malam.

Kegiatan yang disebut sebagai ungkapan sukur atas kembalinya Sriwedari menjadi milik rakyat ini dikemas dengan aksi sendratari diiringi tembang dan gamelan Jawa. Di tengah pendopo Joglo Sriwedari, puluhan pelaku seni dengan sebagian menggenakan busana adat Jawa, dan ada juga yang berdandan mirip Rahwana membaur dengan warga yang hadir.

Koordinator kegiatan, Pahargyo Hari Adi (60) kepada hariankota.com menjelaskan, bahwa kegiatan seni budaya ini, ide awalnya ingin menyampaikan rasa gembira warga dan sekaligus penegasan bahwa penataan yang dilakukan Walikota Solo, FX Rudi Hadyatmo untuk mengembalikan kawasan Sriwedari menjadi ruang interaksi publik sudah tepat.

"Ini merupakan (simbol) wujud sukur warga Solo, atas kembalinya Sriwedari menjadi milik rakyat (ruang publik)," tuturnya.

Warga melalui kegiatan ini mendukung langkah Walikota membenahi Sriwedari dengan merevitalisasi kembali tanpa menghilangkan esensi nilai – nilai sejarah didalamnya, dan mengembalikan fungsinya sebagai taman rakyat.

"Dari penataan ini, tentu kami berharap warga yang pernah mempunyai kenangan dengan Sriwedari tempo dulu bisa berbagi cerita dengan anak - anak muda jaman sekarang. Bahwa nantinya semua bagian yang pernah menjadi kenangan akan dikembalikan seperti semula," katanya.

Dulu, kenang Pahargyo, semasa kecilnya, Sriwedari memilki sugesti yang kuat bagi warga Solo. Jika ada anak kecil sakit, biasanya akan cepat sembuh saat orang tuanya berjanji mengajak jalan - jalan ke Sriwedari.

"Ini saya alami. Hanya karena diberi sugesti oleh mendiang bapak, saya yang waktu itu sakit panas langsung merasa sembuh. Kuatnya keinginan bertamasya ke Sriwedari untuk melihat kebun binatangnya, rasa sakit menjadi sirna tergantikan rasa gembira sebab ingin sesegera mungkin ke Sriwedari," tandasnya

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Rahayu

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More