Rekomendasi

Usai Dihantam Tsunami, Banjir Melanda Serang, 1.658 Jiwa Mengungsi

Rabu, 26 Desember 2018 : 23.28
Published by Hariankota
Usai Dihantam Tsunami, Banjir Melanda Serang, 1.658 jiwa Jiwa Mengungsi (Foto: BNPB)
SERANG - Setelah musibah Tsunami Selat Sunda menghantam pantai yang ada di kecamatan Cinangka dan Anyer, kali ini giliran banjir melanda wilayah Desa Batukuwung dan Desa Citasuk kecamatan Padarincang Kabupaten Banten terendam banjir.

Informasi yang didapat hariankota.com, dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan meluapnya sungai Cikalumpang sehingga banjir melanda permukiman.

Dampak banjir sebanyak 297 Kepala Keluarga atau 1.658 jiwa terdampak dan mengungsi di SDN Suka Maju. Sedangkan 70 KK / 160 jiwa mengungsi ditempat yang aman di Desa Batukuwung.

"Sekitar 200 unit rumah terendam banjir dengan tinggi banjir 50 -100 centimeter," jelas Sutopo, Rabu (26/12/2018).

BPBD Serang bersama TNI, Polri, SKPD dan relawan ungkap Sutopo, melakukan evakuasi. Bantuan logistik diberikan kepada masyarakat terdampak banjir. Tidak ada korban jiwa dari banjir yang terjadi.

"Sementara itu, penanganan darurat tsunami yang menerjang Pantai Anyer dan Cinangka di wilayah Serang masih dilakukan. Tercatat 25 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 83 orang mengungsi. Kerusakan fisik masih dilakukan pendataan," paparnya.

Evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban terus dilakukan. Penanganan pengungsi dan layanan kesehatan juga dilakukan. Aparat gabungan bersama relawan dan masyarakat mulai membersihkan lingkungannya dari puing-puing bekas tsunami.

"Wilayah Serang memang rawan bencana, baik gempa, tsunami, banjir, kekeringan dan puting beliung. Pembangunan hendaknya benar-benar mengindahkan peta bahaya bencana ke dalam tata ruang dan diimplementasikan secara ketat," pungkasnya.

Editor: Gunadi

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More