Rekomendasi

Usai Membunuh Dan Memperkosa Di Tengah Ladang, Tersangka Malah Mengikuti Jalannya Penyidikan

Senin, 03 Desember 2018 : 18.11
BOYOLALI - Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, saat rilis kasus pembunuhan seorang perempuan yang mayatnya ditemukan warga ditengah ladang di Kampung Gatak, Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Minggu (2/12/2018) kemarin mengungkapkan, ada hal menarik dibalik penangkapan tersangka.

Sebelum diketahui, ternyata tersangka yang bernama Fajar Sidik Santosa alias Kenyung (19), warga Kampung Waru RT 01/RW 01 Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali ini, mengikuti jalannya penyelidikan petugas di lapangan.

"Selama proses kepolisian, baik dari olah TKP hingga pengurusan jenazah korban di rumah sakit, ternyata tersangka ini mengikuti kegiatan - kegiatan yang dilakukan oleh penyidik," papar Kapolres kepada  hariankota.com saat rilis di Mapolres Boyolali, Senin (3/12/2018).

Tipikal pelaku kejahatan seperti ini, diakui Kapolres memang ada. Disebutkan, dalam teori kriminologi ada semacam dorongan pelaku kejahatan untuk melihat hasil kejahatannya.

"Sampai kemudian kami mendapatkan informasi dan data - data dari lapangan. Akhirnya tersangka ini (dapat) kami tangkap, juga dikawasan rumah sakit Boyolali," jelas Aries. (Baca Juga: Kurang Dari 10 Jam, Polisi Ringkus Pembunuh Perempuan Di Tengah Ladang)

Ditambahkan Kapolres, pihaknya mendapat laporan penemuan korban pembunuhan, Minggu pagi sekira pukul 06.00 WIB, dan setelah melakukan penyelidikan di lapangan, pada siang harinya sekira pukul 14.00 WIB tersangka sudah dapat diketahui yang lantas dilakukan penangkapan.

Seperti diberitakan, hanya karena sakit hati lantaran ditagih hutangnya, tersangka tega menghabisi nyawa Eka Rahma Apriliyanti Ifada (24) warga Dusun Ngadigunung RT 05/RW 02 Desa/Kecamatan Windusari, Magelang. yang tak lain rekan kerjanya di sebuah toko besi di Winong, Boyolali.

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku tersinggung usai menjemput korban ditempat kosnya untuk diajak jalan - jalan, rupanya korban malah menanyakan soal hutangnya sebanyak Rp 400 ribu.

Tak hanya membunuh dengan cara membekap mulut korban. Tersangka yang sudah gelap mata ini juga melampiaskan nafsu bejatnya, menggagahi korban yang lemas tak berdaya tergeletak ditengah ladang, dan lantas ditinggal pergi begitu saja.

Oleh penyidik, tersangka yang saat ditangkap mendapat hadiah tembakan timah panas tepat di betis kaki kanan ini, dijerat pasal berlapis tentang pembunuhan berencana  dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Jurnalis: Sapto Nugroho
Editor: Gunadi


Bagikan :

Video Viral

Saat ini 0 komentar :

Berita Terbaru

Selengkapnya

Our Partners