Rekomendasi

3 Orang Meninggal Dunia, Ponorogo Tetap KLB Demam Berdarah

Rabu, 30 Januari 2019 : 23.03
Published by Hariankota
PONOROGO - Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DB) pasca 3 warganya meninggal dunia akibat serangan nyamuk aedes aegypti ini.

Menurut Ipong, penyebaran DB dalam tahap yang mengkhawatirkan karena penderitanya dari hari ke hari kian meningkat.

"Penyebaran DB dalam taraf mengkhawatirkan karena jumlahnya terus naik, maka kita memutuskan agar ditetapkan kejadian luar biasa biar bisa melakukan tindakan," kata Bupati Ponorogo, melalui siaran pers tertulisnya, Rabu (30/1/2019).

Ia menambahkan jika status KLB ini dalam menangani demam berdarah bisa menggunakan dana oncall atau tidak terduga. Hal ini dirasa perlu mengingat Pemkab hanya memiliki 5 alat fogging, rencananya Pemkab akan menambah menjadi 12 alat fogging.

Bahkan Ipong meminta penanganan pasien DB di puskesmas dan RSUD Ponorogo untuk tidak menarik biaya alias gratis. "Kalau puskesmas tidak mencukupi obatnya, bisa didukung oleh Dinas Kesehatan untuk mencukupi itu," lanjutnya.

Pihaknya menginstruksikan para camat, lurah, dan kepala desa untuk bekerja bakti supaya kejadian DB tidak meluas mengingat nyamuk aedes aegypti berkembang biak dari lingkungan yang kotor.

"DB itu kan penyebabnya dari sarang nyamuk yang berkembang biak di air yang menggenang, sampah itu yang harus dibasmi," jelasnya.

Jurnalis: Miadaada
Editor: Jumali

Share this Article :

Berita Terbaru

Read More