Rekomendasi

Bukit Buahan Longsor, Tiga Desa di Bangli Terisolir

Kamis, 17 Januari 2019 : 21.03
Published by Hariankota
BANGLI - Tiga desa di Kabupaten Bangli yaitu, Desa Batudinding, Abang Songan, dan Trunyan terisolir akibat longsoran bukti Abang yang masuk wilayah desa buahan. Informasi yang diperoleh hariankota.com, longsor dipicu hujan deras sekitar pukul 14.00 wita.

Material longsor menimbun badan jalan sepanjang kurang lebih lima puluh meter. Badan jalan yang tertimbun longsor merupakan akses utama menuju tiga desa. Banyaknya material yang menutup jalan hingga setinggi sepuluh meter, mengakibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tak bisa melintas sama sekali.

Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa mengatakan hingga sore, akses jalan masih belum bisa dilalui warga. Sejumlah kendaraan yang hendak menuju tiga desa Desa Abang Batudinding, Abang Songan dan Terunyan, begitu juga sebaliknya tak bisa melintas.

“Mobil lagi menyemut macet sekarang. Kasian masyarakat. Sekarang hujannya masih deras sekali,” ujarnya, Kamis (17/1/2019). Untuk mengevakuasi material longsor tersebut, warga tak bisa melakukan secara manual lantaran ukuran material batu yang menimbun jalan lumayan besar.

Pihaknya mengaku sudah memohon bantuan ke instansi terkait agar segera menurunkan alat beratnya. “Sudah (mohon bantuan) tapi alat beratnya satu rusak dan satu masih ada pengerjaan yang sama,” jelasnya.

Dia mengungkapkan sejatinya pihaknya bersama para perbekel di Kabupaten Bangli sudah sempat mengusulkan dan beraudensi langsung ke dewan untuk menganggarkan penambahan/pengadaan alat berat, sehingga bisa disiagakan di masing-masing kecamatan.

Sayangnya usulan yang sudah disampaikannya sekitar tahun 2015 lalu, tak pernah direalisasikan hingga saat ini. Alasannya selalu karena keterbatasan anggaran. Diksa pun berharap usulan pengadaan alat berat bisa direalisasikan segera. Sehingga ketika terjadi bencana tanah longsor, penanganannya bisa dilakukan dengan cepat.

Namun jika tahun depan usulan pengadaan alat berat tak lagi dianggarkan dalam APBD, pihaknya berencana kembali melakukan audensi ke dewan untuk menyampaikan aspirasi usulan pengadaan alat berat.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman (PUTRPerkim) Kabupaten Bangli Made Soma mengatakan pihaknya selama ini terus menyiagakan alat berat untuk membantu menangani bencana tanah longsor, terutama saat musim hujan.

Alat berat yang disiagakan berupa satu unit eksavator, dua unit loader dan satu unit buldoser. Sejatinya Dinas PUTRPerkim memiliki alat eksavator sebanyak dua unit. Akan tetapi satu diantaranya sudah tak bisa dipakai, karena kondisinya sudah rusak berat.

Dengan kondisi geografis dan tingginya potensi bencana longsor di Bangli, menurut Soma, jumlah alat berat yang dimiliki Dinas PUTRPerkim saat ini masih kurang. Pihaknya mengaku sering kewalahan memenuhi kebutuhan alat berat untuk membantu penanganan bencana tanah longsor saat musim hujan seperti sekarang.

“Karena kadang kejadiannya bersamaan di beberapa tempat. Sehingga kita sering kewalahan. Belum lagi kalau ada alat berat yang rusak dan masih diperbaiki,” ujarnya.

Jurnalis: Ida Bagus Prasetyo
Editor: Jumali

Share this Article :

Video Presiden Jokowi Bersama Keluarga Masuk ke Dalam Ka'bah Saat Ibadah Umroh

Berita Terbaru

Read More

Our Partners